Bersedia Serahkan Lahan, Prabowo Mau Jadi Pahlawan Ibu Kota?

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (Foto: IG @prabowo)
Klik untuk perbesar
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (Foto: IG @prabowo)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Prabowo Subianto punya lahan luas di calon Ibu Kota baru. Namun, dia tidak akan mengeruk keuntungan di lahan tersebut. Prabowo bersedia menyerahkan lahannya untuk bangsa dan negara. Apa Prabowo mau jadi pahlawan Ibu Kota?

Kesediaan Prabowo ini disampaikan Waketum Gerindra, Edhy Prabowo. Menurut Eddy, ketua umumnya mendukung pemindahan Ibu Kota. Bahkan, Prabowo akan menyerahkan lahannya ke pemerintah, untuk digunakan sebagai lokasi Ibu Kota baru.

“Sekali pun tidak ada apa-apanya. Bagi kami, demi kebaikan bangsa dan negara, kami akan lakukan itu. Bahkan, kalau diminta lahan, kami pun, saya yakin Pak Prabowo akan kasih,” ujar Edhy, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, kemarin.

Edhy juga mengakui, selain Prabowo, Hashim Djojohadikusumo, adik Prabowo, juga punya lahan di daerah calon Ibu Kota baru itu. Namun, untuk lokasi persisnya serta luas lahannya, Edhy tak tahu. Edhy meminta kepemilikan lahan itu tak jadi polemik. Lahan milik Prabowo dan Hashim sudah ada, sebelum Ibu Kota baru diputuskan.

"Bicara apa pun. Pak Prabowo sudah menyampaikan kepada publik, kepada kita semua, kepada seluruh rakyat Indonesia. Manakala diperlukan untuk kepentingan negara, beliau akan siap untuk memberikan apa pun yang beliau miliki,” ucapnya.

Berita Terkait : Hubungan Jokowi Dan Prabowo Makin Mesra

Kepemilikan lahan Prabowo di Kalimantan Timur (Kaltim) ini pertama kali dikemukakan mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan, dalam laman pribadinya, disway.id. Awalnya, Dahlan menerangkan, hak penebangan hutan di Kaltim pernah diberikan ke perusahaan asing dari Amerika Serikat (AS). Yakni Inter- national Timber Corporation Indonesia (ITCI) yang berpusat di Oregon.

“Sebut saja nama ITCI. Di tahun 1970-an. Semua orang Kaltim tahu. Dekade itu saya hidup di Kaltim. Menjadi aktivis mahasiswa di sana. Juga me mulai karir wartawan dari sana,” tu lis Dahlan. Namun, perusahaan itu kini dimiliki Prabowo. “Tentu sudah tidak ada lagi hutan itu di sana. Juga tidak ada lagi ITCI. Pemilik perusahaan itu sudah bukan orang Amerika lagi. Sudah berganti orang Indonesia. Namanya Prabowo Subianto,” tambahnya.

Dalam debat Pilpres 2019, Jokowi juga sempat menyinggung kepemilikan lahan Prabowo di Kaltim dan Aceh. “Pak Prabowo memiliki lahan sangat luas di Kalimantan Timur, sebesar 220 ribu hektar. Juga di Aceh Tengah 120 ribu hektar,” ucap Jokowi.

Prabowo, mengakuinya. Namun, dia menegaskan, status lahan tersebut me rupakan hak guna usaha (HGU).

“Saya juga minta izin tadi disinggung tentang tanah yang katanya kita kuasai di berbagai tempat. Itu benar,” aku Prabowo, waktu itu.

Berita Terkait : Doyan Keluar Negeri, Prabowo ‘Ditusuk’ Kawan

Dengan status HGU, lahan tersebut merupakan milik negara. Jadi, bila sewaktu-waktu negara ingin mengambil, Prabowo akan merelakannya.

Jubir Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, berbicara lain. Kata dia, lahan di lokasi Ibu Kota baru itu bukan milik Pra bowo. Melainkan milik Arsari Group, perusahaan Hashim.

“Lahan di Kalimantan Timur adalah lahan milik Arsari Group. Bukan milik Pak Prabowo. Seperti yang disampaikan Presiden, kan Ibu Kota akan dibangun di tanah milik pemerintah sendiri, bukan milik pihak lain,” ujar Dahnil, kemarin.

Menurutnya, lahan itu digunakan untuk pilot project energi terbarukan melalui pohon aren, yang dulu sempat dipersentasikan oleh Hashim sebagai gerakan energi yang terbarukan.

Dahnil memastikan, Prabowo tidak memiliki lahan di dua kabupaten yang akan menjadi ibukota baru, yakni Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara. “Di situ nggak ada. Beliau punyanya di Berau,” tegas Dahnil.

Berita Terkait : Prabowo Akhiri Kunjungan di China Dengan Bertemu Jenderal Xu Qiliang

Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko, menyebut, lahan yang dulunya dimiliki ITCI itu kini juga tak lagi milik Prabowo. “Katanya bukan lagi milik Prabowo,” ujarnya, kepada wartawan di Istana Bogor, kemarin.

Eks Panglima TNI itu bilang, ada kemungkinan lahan yang kini dimiliki Arsari Group itu bisa diambil negara. Namun, ada tahapan demi tahapan yang harus dilalui.

Sikap Prabowo ini menuai banyak reaksi dari netizen alias warganet. “Oh bagus, nggak perlu dibeli negara. Kan mau ngasih kalau diperlukan. Itulah patriot,” komentar @gentajanuary. “Makasih pak #Prabowo,” sambung @AkimCeria.

Tapi, banyak juga netizen yang tak percaya Prabowo akan melepas begitu saja lahannya. Salah satunya, @ fathurdoaibu. “Bener gitu Prabowo mau kasih lahannya ke negara? Biar apa? Mau jadi pahlawan ibukota?” cuitnya. “Syarat dan Ketentuan Berlaku,” imbuh @comeseenow. “Pasti ada embel-embelnya,” sambar @Bieemich. [OKT]