Boyong 80 Exhibitors dari 15 Negara, Konferensi Pendidikan Terbesar di Asia Tenggara Hadir di Jakarta

Ananto Kusuma Seta (berbatik). (Foto: Istimewa)
Klik untuk perbesar
Ananto Kusuma Seta (berbatik). (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Konferensi pendidikan terbesar di Asia Tenggara kembali hadir di Jakarta. Siang tadi, Rabu (18/9), Global Educational Supplies & Solutions (GESS) Indonesia 2019 resmi dibuka , di Assembly Hall, Jakarta Convention Center (JCC). Acara ini akan berlangsung selama tiga hari, dari 18-20 September 2019.

Dalam tiga hari pelaksanaan, GESS Indonesia 2019 memboyong sekitar 80 exhibitors dari 15 negara. Di dalamnya akan menampilkan solusi-solusi inovatif penunjang pendidikan, yang 50 persen dari exhibitors tersebut berasal dari luar Indonesia.

Staf Ahli Bidang Inovasi dan Daya Saing Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendibud), Ananto Kusuma Seta, sangat mengapresiasi kehadiran GESS Indonesia 2019. Sebag, kegiatan ini sangat membantu mencerdaskan kehidupan anak Indonesia. Tema “What Will You Create” yang diangkat GESS Indonesia 2019 juga sangat relevan dengan fokus pendidikan Indonesia ke depan, yaitu meningkatkan kreativitas anak Indonesia.

Baca Juga : Bamsoet Ajak Semua Elemen Bangsa Jihad Lawan Narkoba

“Kemajuan teknologi memiliki korelasi dengan kreativitas. Menurut kami, teknologi yang dihadirkan di GESS Indonesia 2019 dapat berkontribusi dalam menciptakan kreator di Indonesia,” ujarnya pada pembukaan GESS Indonesia 2019.

Ananto memaparkan, tantangan pendidikan Indonesia di masa kini adalah bagaimana pendidik dapat menciptakan seorang kreator. Menurut dia, dulu jarak antara kreator dan kreasi sangat jauh, karena orang harus pergi ke perpustakaan. Sekarang, jarak itu semakin dekat yaitu gawai. Informasi pun berada dalam genggaman. Sehingga seorang pendidik juga dituntut untuk merombak cara/metode pendidikan, agar dapat menciptakan kreator. 

“Selama ini pendidikan kita lebih banyak diarahkan untuk menghafal. Karena itu kita harus naik kasta. Puncak kasta tertinggi adalah kreatifitas itu sendiri.” tutup Ananto.

Baca Juga : Paus Mau ke Indonesia, Romo Benny: Momentum Tunjukkan Pancasila Mampu Satukan Perbedaan

Selama tiga hari pelaksanaan, GESS Indonesia 2019 juga akan menghadirkan lebih dari 100 sesi konferensi pendidikan yang dapat membantu pengembangan dunia pendidikan di Indonesia. Konferensi tersebut terbagi ke dalam lima stage, yaitu GESS Talks, Leadership Stream, Edtech In Action, Innovation Stage, dan Future Learning.

Rangkaian sesi konferensi tersebut akan menghadirkan para pakar dunia pendidikan di Indonesia sebagai pembicara. Salah satunya adalah Prof. Arief Rachman (Executive Chairman Indonesia, National Comission for UNESCO) dan Munif Chatib (Director, Next Edu). Sedangkan dari mancanegara, pakar dunia pendidikan yang akan hadir antara lain Prof Ger Kraus (Global Director of Education, Kidzania), Richard Churches (Lead Advisor for Education Reform and Evidence Based Practice, Education Development Trust), dan Magdalena Matulewicz (President and Co-Founder, Natural Born Leaders).

“Harapan kami, GESS Indonesia 2019 dapat membawa dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia,” kata Managing Director Tarsus Indonesia, Tri Turturi, dalam kata sambutannya pada pembukaan acara. [KW