Riza Villano Mimpi Jadikan Tangsel Industri Film Mollywood

Klik untuk perbesar
Riza Villano (kedua kiri), saat mendaftarkan diri sebagai Cawalkot Tangsel ke PSI, Jumat (20/9). (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Bakal Calon Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Riza Villano, resmi mendaftarkan diri ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Jumat (20/9). Dia punya beberapa impian agar kota penyangga DKI Jakarta ini bisa dikenal dunia. Riza Villano mengatakan, 70 persen masyarakat Tangsel bekerja di Jakarta.

"Untuk itu, saya akan memberikan terobosan baru. Salah satunya dengan membuka industri agar masyarakat Tangsel tidak lagi mencari kehidupan di Jakarta," katanya, Sabtu (21/9).

Riza menyatakan, selama ini, jumlah penduduk Tangsel semakin bertambah. Di saat yang sama, kebutuhan tenaga kerja di kota besar, seperti Jakarta, justru terbatas seiring banyak imigran dari daerah lain.

Baca Juga : Hasil Survei, Siswa China Tercerdas di Dunia

Padahal, menurut dia, Tangsel memiliki posisi strategis. Yaitu bersampingan dengan Jakarta, Depok dan Bogor. Selain industri, Riza juga berjanji akan menjadikan Tangsel sebagai kota mahasiswa, industri film, dan teknologi digital.

“Saya akan menjadikan Tangsel sebagai destinasi belajar mengalahkan Yogyakarta. Membawa institusi pendidikan internasional untuk membuka kampus di Tangsel dan membangun perguruan tinggi negeri yang terafiliasi dengan institusi luar negeri,” paparnya.

Melihat perkembangan industri film, Riza juga bertekad untuk menjadikan Tangsel menjadi pusat industri film dengan nama Mollywood. "Kalau di Amerika ada Hollywood dan di India ada yang namanya Bollywood, maka di Tangsel nanti akan ada Mollywood," ungkapnya.

Baca Juga : Ganti Nama Jadi Cinepolis, Cinemaxx Dirombak Total

Dalam teknologi digital, Riza akan menggandeng Nadiem Makarim untuk menjadikan Tangsel sebagai pusatnya dengan nama Serpong Valley. “Nadiem akan saya libatkan membuat BUMD sektor industri digital,” pungkas dia.

Ketua Konvensi Cawalkot Tangsel dari PSI, Bima Januri, menyambut baik gagasan Riza ini. Bima mengatakan, PSI adalah tempat untuk mengadu gagasan dan ide yang realistis agar bisa dijalankan di Tangsel. 

Meski banyak yang meragukan PSI dalam Pilwakot, Bima sangat optimis. Meski hanya mendapat empat kursi, dia menegaskan bahwa politik itu dinamis. “PSI ini isinya orang-orang yang memiliki mimpi semua. Berani mewujudkan keajaiban. Meski nantinya dalam perjalanan ada dinamika yang berbeda, itu bagian dari pihak kami,” imbuh Ketua DPC PSI Ciputat tersebut. [KW]