Pasca Musibah Longsor Di Kampung Cimapag Desa Sirnaresmi

Cisolok Sukabumi Masuki Masa Transisi Darurat Menuju Pemulihan

Proses pencarian dan evakuasi korban longsor di Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, yang kerap terkendala cuaca. (Foto: Istimewa)
Klik untuk perbesar
Proses pencarian dan evakuasi korban longsor di Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, yang kerap terkendala cuaca. (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Masa tanggap darurat bencana longsor di Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat telah berakhir pada Minggu (6/1). Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, wilayah tersebut kini memasuki masa transisi darurat menuju masa pemulihan selama 1 bulan.

Baca Juga : Polisi Buru Pemilik Mobil Yang Males Bayar Pajak

"Dari 100 orang terdampak longsor, 64 orang dinyatakan selamat, 32 meninggal dunia, 1 hilang, dan 3 luka," ungkap Sutopo.

Baca Juga : Perbaikan Jalan Rusak DKI Jangan Cuma Tambal Sulam

Sekadar kilas balik, longsor perbukitan meluncur mengikuti lereng, dan menimbun sekitar 34 rumah kampung adat di Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi pada Senin (31/12) petang.

Baca Juga : Dijamu Makan Malam, Jamaah Umroh RI Tidak Perlu Panik

Bersyukur, sebagian korban meninggal berhasil ditemukan dan teridentifikasi, meski proses pencarian dan evakuasinya terkendala cuaca hujan, gelap dan komunikasi. [HES]