Dosen AB dan Kelompoknya Ingin Gagalkan Pelantikan Jokowi

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya,  Kombes Pol Suyudi Ario Seto (Foto: Istimewa)
Klik untuk perbesar
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Suyudi Ario Seto (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) berinisial AB bersama kelompoknya, diduga berencana menggagalkan pelantikan Presiden Jokowi pada 20 Oktober mendatang.

Informasi ini disampaikan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Suyudi Ario Seto di Jakarta, Rabu (9/10). "Pelaku akan meledakkan sejumlah bom di wilayah Jakarta Barat," kata Suyudi.

Baca Juga : Soekarno Hatta, Satu-satunya Bandara di Indonesia Yang Dilengkapi Bus Komando

Kelompok AB ditengarai berencana menempatkan bahan peledak bom ikan di sepanjang Jalan Grogol hingga Roxy, Jakarta Barat.

Dari hasil pemeriksaan AB dan tersangka lain, Suyudi juga mengungkapkan, pelaku berusaha membuat kerusuhan untuk menurunkan Jokowi sebagai presiden. Kelompok tersebut disebut ingin melengserkan Presiden Jokowi, melalui isu kebakaran hutan dan revisi UU KPK.

Baca Juga : Jokowi Berharap Pilkada Serentak Berjalan Damai dan Demokratis

"Target utama mereka adalah membatalkan pelantikan presiden," ungkap Suyudi.

AB ditetapkan sebagai tersangka bersama sembilan orang lainnya yakni, S alias L, OS, JAF, AL, NAD, SAM, YF, ALI, dan FEB terkait dugaan kepemilikan bahan peledak.

Baca Juga : Virus Korona Goyang Wall Street

AB diduga memiliki peran sebagai pemasok bom molotov untuk aksi Mujahid 212 di depan Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Atas perbuatannya, AB dijerat Pasal 1 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait tindak pidana membuat, menguasai, membawa, menyimpan, mengangkut, menyerahkan, dan atau berusaha menyerahkan bahan peledak. [OKT]