Rakyat Merdeka Bagikan 1.000 Koran Gratis di Acara Pelantikan Presiden

Klik untuk perbesar
Anggota Fraksi PKS Mardani Ali Sera (tengah) menerima koran Rakyat Merdeka di arena Pelantikan Presiden. (Foto: Shahih Qardhavi/RM)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kemeriahan prosesi pelantikan Presiden Joko Wdodo dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin, di Gedung Nusantara, komplek Parlemen Jakarta, Minggu (20/10) tak bisa dilepaskan dari peran media. Ribuan personel awak media, meliput dan melaporkan peristiwa sakral tersebut, mulai dari pagi hari sebelum acara dimulai, hingga petang hari setelah pelantikan presiden dan wakil presiden selesai. 

Namun, peran media memeriahkan hajatan lima tahunan, itu tak hanya dalam bentuk liputan. Tercatat ada empat media, masing-masing Rakyat Merdeka, Media Indonesia, Majalah Gatra, dan Tempo, yang hadir untuk  membagi-bagikan media yang dibuatnya  kepada anggota MPR dan masyarakat yang ikut langsung  dalam prosesi pelantikan Presiden dan wakil Presiden. 

Baca Juga : Operasinya Lancar, Vidi Aldiano Banjir Dukungan Netizen

Tak ayal, booth sederhana yang menampung keempat media itu, tak pernah sepi dari kerumunan. Secara bergantian, baik anggota MPR maupun anggota masyarakat datang untuk mendapatkan majalah dan koran, sebagai bahan bacaan. 

Menurut petugas booth koran Rakyat Merdeka, Isro' Eli Nugroho, pihaknya datang dengan empat tenaga bagian distribusi. Mereka membagi-bagikan koran kepada anggota MPR dan masyarakat yang menghampiri boothnya. 

Baca Juga : Didukung 34 DPD Dan DPC, OSO Bisa Terpilih Aklamasi

"Lebih dari 1.000 koran kami bawa untuk dibagikan kepada pengunjung. Semoga kehadiran kami memberi makna yang baik untuk memeriahkan acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden," kata Isro' menambahkan. 

Sementara Sujiono, penjaga booth Majalah Tempo, mengatakan, agar bisa ikut meramaikan acara tersebut,  pihaknya sudah  tiba ditempat acara sejak pukul 05.00 WIB. Itu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan sulitnya masuk ke lokasi komplek parlemen. Terlebih karena kedatangannya ke komplek MPR juga memerlukan waktu untuk membongkar barang. 

Baca Juga : OSO Pilih Hati Nurani

"Kami sengaja datang sepagi mungkin agar mudah melakukan bongkar muatan, meski ternyata hingga jam 08.00 WIV, mobil masih dibolehkan untuk masuk," kata Sujiono menambahkan. [QAR]