Siap Jadi Menteri Jokowi, Berikut Sosok Erick Thohir

Pemilik Mahaka Group Erick Thohir (tengah). (Foto:IG@erickthohir)
Klik untuk perbesar
Pemilik Mahaka Group Erick Thohir (tengah). (Foto:IG@erickthohir)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pengusaha Nasional Erick Thohir siap masuk dalam jajaran menteri di Kabinet Kerja Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Erick menyampaikan kesiapannya saat bertemu Jokowi di Istana Presiden, Jakarta, Senin (21/10).

Siapa sebenarnya Erick? Ia bukan politisi. Ia baru terjun di dunia politik belum begitu lama. Tepatnya saat ditunjuk oleh Jokowi menjadi Ketua Tim Kampanye Nasional  (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019.

Berita Terkait : Politisi dan Pasar Sambut Positif Gebrakan Erick Thohir

Pemilik Mahaka Group lahir pada 30 Mei 1970. Teddy Thohir, ayahnya, salah satu pemilik Astra International. Di dunia usaha, pria berusia 49 tahun ini dikenal para konglomerat Indonesia. 
Mahaka Group, perusahaan swasta yang bergerak di bidang media, telekomunikasi, rumah produksi hingga olahraga 

Pemilik Master of Business Administration dari Universitas Nasional California ini aktif berkecimpung dalam bidang olahraga mulai basket hingga sepak bola. Yang cukup fenomenal, ia sempat mengakuisisi saham mayoritas Inter Milan, salah satu klub legenda sepak bola besar Italia. Erick bahkan menjadi Presiden Inter Milan pada 2013.

Baca Juga : Persebaya Keberatan Soal Rencana PSSI Gelar TC Timnas Pada Maret 2020

Ia juga tercatat pernah memiliki saham di klub sepak bola Amerika, D.C. United dan pemilik klub bola basket NBA Philadelphia 76ers.Di dalam negeri, ia salah satu pemegang saham di klub sepak bola Persib Bandung. Helatan terakhir yang ia sukses selenggarakan adalah Asian Games 2018 (INASGOC). Ia menjadi Ketua Panitianya.

"Saya siap," kata eks Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf ini setelah bertemu Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (22/10). Hanya saja, Erick enggan mengungkapkan pos menteri yang ditawarkan Jokowi kepadanya. Namun, Erick santer disebut-sebut sebagai calon Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menggantikan Rini Soemarno. 

Baca Juga : Menlu RI Hadiri Penandatanganan Kesepakatan Damai AS-Taliban

"Masalah posisi seyogyanya Presiden yang umumkan," kata Erick. Setelah resmi dilantik sebagai pembantu Presiden nanti, Erick memastikan akan mengundurkan diri dari Mahaka Grup. 
"Tidak boleh conflict of interest, tentu harus mundur meskipun berat," ujarnya.

Untuk diketahui, pelantikan para menteri Kebinet Kerja Jilid 2 rencananya akan dilakukan pada Rabu, 23 Oktober 2019. [FAQ]