RMco.id  Rakyat Merdeka - Politikus PDIP, Yasonna Laoly, telah selesai bertemu Presiden Jokowi. Keluar pukul 17.00 WIB, Yasonna mengaku berdiskusi tentang harmonisasi peraturan daerah (Perda) dengan Presiden. 

"Supaya daerah jangan melakukan peraturan yang bertentangan dengan arah kebijakan nasional kita," ujar Yasonna, di Istana Negara, Selasa (22/10).

Baca Juga : Menkes Berikan Insentif kepada PPDS Covid-19 FK Unpad

Selain itu, Presiden juga membicarakan soal imigrasi, lembaga pemasyarakatan (lapas), serta wacana revisi undang-undang narkotika. Apakah ini berarti akan kembali menjabat sebagai Menkumham? Yasonna merasa begitu.

"Ya, pokoknya itu lah. Yang didiskusikan, saya betul-betul mengapresiasi kepercayaan yang diberikan bapak presiden kepada saya sekali lagi untuk bekerja," jawab Yasonna. 

Baca Juga : Terawan Beri Insentif Rp 82 Juta ke Dokter PPDS yang Bantu Tangani Covid-19

Dia kemudian meninggalkan mikrofon, tapi baru beberapa langkah, kembali lagi. Yasonna menyatakan akan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai anggota DPR. "Konsekuensinya, saya akan mundur dari DPR. Mana bisa kita (rangkap jabatan)?" tandasnya. [OKT]