Polisi Pastikan Penemuan Bom Di Rumah Bos KPK Itu Palsu

Klik untuk perbesar
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Mohammad Iqbal menyatakan sesuai hasil analisamis Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri, bom yang terdapat di rumah Ketua dan Wakil Ketua KPK, itu adalah palsu. (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Polisi memastikan bom yang ditemukan di kediaman Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo di Perumahan Graha Indah, Blok A9/15 RT 004/014, Kelurahan Jatimekar, Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, palsu. Kepastian itu didapat  dari hasil analisis Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri.

"Diduga, bom palsu itu dikirim ke rumah Ketua KPK hanya untuk menakut-nakuti. Saat ini, penyidik telah bergerak mengungkap pelakunya," ujar Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Mohammad Iqbal.

Berita Terkait : Sosialisasi 4 Pilar MPR di Gorontalo, Biar Beda Tetap Satu

Iqbal menambahkan kalau bom itu hanya bermaterikan sejumlah elemen yang biasa digunakan dalam pembuatan bom. Dan elemen-elemn itu tidak dalam satu rangkaian. “Bom itu dinyatakan palsu karena tidak memiliki detonator,” tegas Iqbal.

Lebih lanjut Iqbal mengatakan memang betul ada sejenis paralon, kabel-kabel, dan baterai tapi tidak merupakan satu rangkaian firing devices, bagaimana selayaknya bom, juga detonator yang tak ada sama sekali.
“Dalam penemuan itu, ditemukan juga serbuk putih, semen putih. Namun pada saat dianalisis puslabfor bukan explosive, bukan black powder, TATP (triacetone triperoxide), dan lain-lain,” tambah Iqbal.

Berita Terkait : Polisi Sudah Amankan 26 Tersangka Bom Bunuh Diri di Medan

Berdasarkan infiormasi yang dihimpun di lapangan, Iqbal mengatakan kalau bom palsu berbentuk pipa itu disimpan di dalam tas warna hitam yang digantungkan di pagar depan rumah Ketua KPK, Agus Rahardjo.

Iqbal membenarkan kalau penemuan bom palsu itu ditemukan sekitar pukul 05.30 WIB hari Rabu (9/1) atau beberapa saat setelah benda diduga bom Molotov dilempar oleh orang tak dikenal ke rumah Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif, yang terletak di daerah Kalibata, Jakarta Selatan.

Baca Juga : Adinia Wirasti Kesengsem Putra Arnold Schwarzenegger

Dengan adanya dua insiden di atas, Iqbal memastikan tidak adanya korban terkait teror di kedua rumah pimpinan KPK. “Menyikapinya dengan mengerahkan penyidik dari Polda Metro Jaya dan bantuan dari Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri, yang sudah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti,” pukas Iqbal. [SRI]