Bank DKI Siap Dukung Jakarta Destinasi Wisata Halal

Petugas UUS Bank DKI (kanan) melayani nasabah yang memerlukan produk syariah. (Foto: Dok. Bank DKI)
Klik untuk perbesar
Petugas UUS Bank DKI (kanan) melayani nasabah yang memerlukan produk syariah. (Foto: Dok. Bank DKI)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Bank DKI nyatakan siap mendukung upaya Pemprov DKI Jakarta mendorong Jakarta sebagai destinasi wisata halal. Melalui Unit Usaha Syariah (UUS), dukungan tersebut diwujudkan Bank DKI dalam bentuk dukungan produk dan layanan keuangan berskim Syariah. 

Demikian disampaikan Direktur Kredit UMK & Usaha Syariah, Babay Parid Wazdi, di sela Pameran Pariwisata Halal 2019 di Jakarta (24/11). Babay Parid menyebutkan, UUS Bank DKI memiliki berbagai produk dan layanan perbankan dengan skim Syariah untuk mendukung berbagai keperluan perbankan dari pelaku industri pariwisata halal seperti JakQR, JakOne Mobile, dan JakCard. 

Berita Terkait : Dua Nama Cawagub DKI Sudah Di Tangan DPRD

“UUS Bank DKI memiliki berbagai produk mulai dari berbagai dana pihak ketiga ataupun pembiayaan untuk keperluan modal kerja ataupun pengembangan usaha,” ujar Babay.  

Sejumlah langkah telah dilakukan UUS Bank DKI dalam mendukung destinasi halal, termasuk menandatangani kesepahaman dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Kementerian Agama tentang jaminan produk halal dan pengembangan  kelembagaan. Ia pun menyebutkan bahwa pihaknya siap membantu proses sertifikasi halal dan mendukung sistem pembayaran. 

Berita Terkait : Banjir, Sejumlah Rute Bus Trans Jakarta Ini Tidak Beroperasi

UUS Bank DKI telah menyediakan produk dan layanan perbankan kepada berbagai komponen industri halal, termasuk tour & travel yang menyediakan parawisata halal. Di sektor keuangan syariah, pihaknya pun telah memberikan penyaluran kredit dalam bentuk pembiayaan modal kerja linkage kepada berbagai pihak seperti Koperasi Syariah, Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Pegadaian Syariah, Multifinance Syariah, UMKM dan para supplier BUMD DKI Jakarta.  

Ke depan, ia menyakini bahwa industri halal akan semakin terus berkembang, mengingat jumlah muslim yang dominan di Indonesia dan semakin tingginya kesadaran gaya hidup halal pada umat muslim menjadi peluang bisnis menjanjikan karena lebih memilih produk halal di pangan, keuangan, pariwisata, fashion, Pendidikan, pelayanan medis hingga kesenian dan budaya. [MRA]