RMco.id  Rakyat Merdeka - Bank DKI memanfaatkan momentum peringatan hari guru yang jatuh pada 25 November 2019 untuk melakukan edukasi Tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) kepada 300 pelajar tingkat SD se-Jakarta. Selain itu, pada hari guru juga diadakan lomba mewarnai dan menggambar yang diselenggarakan Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini, menyampaikan, Tabungan Simpel merupakan tabungan untuk siswa PAUD, TK, SD, SMP, SMA, Madrasah (MI, MTs, MA) atau sederajat yang diterbitkan secara nasional oleh bank-bank di Indonesia. Persyaratannya mudah dan sederhana serta fitur yang menarik. Bank DKI turut berpartisipasi dalam program Tabungan Simpel yang tersedia dalam skim konvensional dan Syariah dengan nama produk Tabungan Simpel iB. 

Berita Terkait : Bareskrim Tangkap Penyebar Hoaks Ajakan Tarik Dana Perbankan

"Ini merupakan komitmen Bank DKI dalam mendorong budaya menabung sejak dini serta sebagai bentuk penerapan literasi dan inklusi keuangan," kata Herry Djufraini dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/12).

Herry menjelaskan, sebagai bentuk kemudahan untuk mendorong budaya menabung, Penabung Tabungan Simpanan Pelajar tidak dikenakan biaya administrasi bulanan. Setoran awal berjumlah Rp 5.000 dengan minimum setoran selanjutnya Rp 1.000, dengan saldo minimum untuk tabungan adalah sebesar Rp 5.000. Bank DKI pun terus gencar melakukan pemasaran Tabungan Simpel Per Oktober 2019 sudah tercatat sebanyak 1.749 rekening. 

Baca Juga : Menkumham : Pemanfaatan Sistem IT Mudahkan Pendaftaran KI dan Berantas Pungli

Kegiatan tersebut, kata Herry, merupakan salah satu bentuk komitmen Bank DKI dalam mendukung sektor Pendidikan di DKI Jakarta. Dalam kegiatan tersebut, pihaknya juga turut mensosialisasikan tabungan Simpel yang digagas oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai bagian dari literasi keuangan. Sampai dengan Oktober 2019, Bank DKI telah menghimpun total Rp 586 juta untuk tabungan Simpel dengan perolehan 1.749 NoA.

Selain berpartisipasi dalam program Tabungan Simpel, Bank DKI dikenal sebagai bank yang dekat dengan dunia Pendidikan, termasuk di antaranya sebagai bank penyalur Kartu Jakarta Pintar dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul. Bank DKI juga dipercaya menjadi pengelola Dana BOS dan BOP. Bank DKI Bersama Dinas Pendidikan telah membangun Sistem Informasi Akuntabilitas Pendidikan Bantuan Operasional Sekolah-Bantuan Operasional Pendidikan (SIAP BOS BOP) berbasis Cash Management System (CMS) sebagai bentuk peningkatan akuntabilitas pengelolaan keuangan di sektor pendidikan di DKI Jakarta.

Baca Juga : Hari Ini Nambah 1.462 Orang, Jatim Juara Lagi

Bank DKI pun dipercaya untuk mengelola Penyaluran Bantuan Dana Penyediaan Makanan Tambahan pada Satuan Pendidikan/ PMT-AS sebagai implementasi atas PerGub Nomor 9 Tahun 2019 tentang Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah pada Satuan Pendidikan. "Pada kesempatan yang sama, kami juga mengucapkan selamat hari guru yang telah mengabdi dan berkontribusi dalam meningkatkan edukasi dan kecerdasan bangsa Indonesia," pungkasnya. [MRA]