RMco.id  Rakyat Merdeka - Warga Kelurahan Sukapura, Jakarta Utara yang mengikuti acara olahraga pagi dan bersepeda bareng gubernur yang digelar di Jalan Terusan Hybrida (Gading Orchard) pada Minggu (8/12) kecewa karena Gubernur Anies Baswedan tidak datang.

Hal ini lantaran sudah tiga kali diundang, Anies tak pernah menghadiri acara yang dilaksanakan warga setempat. Meski, pihak panitia sudah melakukan penyesuaian jadwal gubernur jauh-jauh hari dengan pihak protokoler gubernur. Hal itu diperparah, tidak adanya perwakilan dari pihak Pemda untuk hadir di acara tersebut.

Kekecewaa warga tersebut disampaikan Anggota DPRD DKI dari Fraksi Demokrat, Neneng Hasanah. "Warga merasa kecewa, karena sudah sejak pagi berkumpul. Dan berniat melihat gubernur yang dipilihnya pada pilkada lalu," ujar Neneng kepada wartawan di Gedung DPRD DKI, Senin (9/12).

Berita Terkait : Anies Jangan Cuma Ngeles dan Silat Lidah

Kekecewaan warga yang berjumlah sekitar 4500 orang pun bertambah, lantaran dari pihak Pemda dan Pemkot Jakut tidak menghadiri acara tersebut.

Walikota Jakut, yang seharunya menjadi kepanjangan tangan gubernur juga tidak datang.

"Sekda harus melakukan teguran pada wali kota Jakut, Sigit Wijatmoko. Karena tidak bisa menjalankan program gubernur. Seharusnya, jika gubernur tidak hadir, wali kota Jakut mewakili kehadiran pada acara tersebut. Jangan seperti kemarin. Pemda dan Pemkot tidak ada yang hadir sama sekali," ujar politisi yang akrab disapa Bunda itu.

Berita Terkait : Naik Transportasi Massal di Jakarta, Kini Cukup Satu Kartu

Sementara, Mariam seorang ibu rumah tangga yang juga hadir dalam acara olahraga dan bersepeda bersama gubernur ikut mengungkapkan rasa kecewany karena tidak bisa melihat langsung gubernur yang dipilihnya pada pilkada lalu. 

"Saya sudah sejak habis subuh hadir bersama anak dan suami di acara ini. Tapi yang saya dapatkan hanya kekecewaan. Padahal saya ingin melihat langsung gubernur yang saya pilih di pilkda lalu," teganya.

Dalam acara tersebut, 80 UMKM, marchine band pelajar, pencak silat, kesenian betawi, palang pintu ikut pula meramaikan acara. [MRA]