Banjir Membuat Perjalanan KA Daop I Jakarta Terganggu, Ini Perubahannya

Beberapa jalur kereta api ikut terkena imbas banjir Jakarta hari ini/IST
Klik untuk perbesar
Beberapa jalur kereta api ikut terkena imbas banjir Jakarta hari ini/IST

RMco.id  Rakyat Merdeka - Hari ini sejumlah perjalanan kereta api area PT KAI Daop I Jakarta mengalami gangguan akibat banjir.

Kepala Humas KA Daop I Jakarta Eva Chairunisa meminta maaf atas gangguan perjalanan kereta api di sejumlah lintasan yang terdampak cuaca buruk dan menyebabkan sejumlah prasarana jalur rel terimbas banjir.

Berikut ini titik jalur lintas KA di area Daop I Jakarta yang terimbas banjir dengan ketinggian bervariasi di atas Kop Rel, adapun area jalur rel yang terimbas:

1.Emplasemen Stasiun Kampung Bandan ketinggian air mencapai 15 cm di atas kop rel. Saat ini jalur belum dapat dilintasi KA. Perjalanan KRL Dari Bogor menuju Jatinegara hanya sampai Manggarai.

2.Pada Wesel 17 dan 18 Stasiun Jakarta Gudang ketinggian air mencapai 15 cm di atas kop rel. Kondisi tersebut menghambat proses perjalanan lokomotif KA Jarak Jauh.

3. Di KM 2+7/8 sekitar area Sudirman Baru Jalur hulu dan hilir (antara Tanah Abang - Manggarai) Ketinggian Air mencapai 14 - 16 cm. Saat ini jalur tidak dapat dilalui KA. Perjalanan KRL dari Bogor menuju Tanah Abang - Jatinegara hanya sampai Stasiun Manggarai

Berita Terkait : Pegadaian Bantu Korban Banjir Di Jakarta

4. Area perangkat wesel di Stasiun Pasar Senen tergenang air hingga 20 cm di atas kop rel, arus listrik dipadamkan sementara.

“Tidak hanya itu, Depo Lokomotif Jatinegara saat ini kondisinya tergenang air, yang mengakibatkan kereta jarak jauh belum bisa beroperasi sesuai jadwal, mengingat jalur rel pada depo belum dapat dilalui," kata Eva.

Atas kondisi sejumlah prasarana yang terdampak banjir tersebut, maka untuk keselamatan dan keamanan perjalanan Kereta Api, PT KAI Daop I melakukan sejumlah langkah berupa perubahan pola operasi hingga pembatalan perjalanan.

Adapun untuk keberangkatan KA Jarak Jauh baik dari Stasiun Pasar Senen dan Gambir, ada beberapa KA yang mengalami keterlambatan akibat genangan air. Di antaranya:

1. PLB 2A Argo Wilis (Gambir - Surabaya Gubeng) harusnya jadwal keberangkatan pukul 05.00 WIB, namun berangkat stasiun Gambir pukul 05.25 WIB, lambat 25 menit.

2. PLB 260A Kutojaya Utara (Jakarta Kota - Kutoarjo) harusnya jadwal keberangkatan pukul 05.45 WIB, namun berangkat dari Stasiun Jakarta Kota pukul 08.55 WIB, lambat 190 menit.

Berita Terkait : Banjir Di Mana-mana, PLN Jakarta Matikan 326 Gardu Listrik

3. KA 306A Bengawan (Pasar Senen - Purwosari) harusnya jadwal keberangkatan pukul 06.30 WIB, namun berangkat Stasiun Pasar Senen pukul 08.40 WIB, lambat 130 menit.

4. KA 144A Gajahwong (Pasar Senen - Lempuyang) harusnya jadwal keberangkatan pukul 06.45 WIB, namun belum dapat berangkat dari Stasiun Pasar Senen.

5. KA 14 Argo Muria (Gambir - Semarang Tawang) harusnya jadwal keberangkatan pukul 06.55 WIB, namun berangkat Stasiun Gambir pukul 08.00 WIB, terlambat 60 menit.

6. KA 262 Tawangjaya Prem (Pasar Senen - Semarang Tawang) harusnya jadwal keberangkatan pukul 07.05 WIB, namun belim dapat berangkat dari Stasiun Pasar Senen.

7. KA 56 Argo Parahyangan (Gambir - Bandung) harusnya jadwal keberangkatan pukul 07.12 WIB, namun berangkat Stasiun Gambir pukul 08.45 WIB, lambat 93 menit.

8. KA 146A Fajar Utama YK (Pasar Senen - Yogyakarta) harusnya jadwal keberangkatan pukul 07.20 WIB, namun belum berangkat Stasiun Pasar Senen.

Berita Terkait : Banjir di Sejumlah Titik Jatabek Ini Sudah Masuk Rumah

9. KA 34 Argo Cheribon (Gambir - Cirebon) harusnya jadwal keberangkatan pukul 07.30 WIB, namun belum dapat berangkat dari Stasiun Gambir.

10. KA 340 Tegal Ekspres (Pasar Senen - Tegal) harusnya jadwal keberangkatan pukul 07.40 WIB, namun belum dapat berangkat dari Stasiun Pasar Senen.

“KAI Daop I tetap mengimbau para pengguna jasa KA Jarak Jauh dapat mengatur keberangkatannya lebih awal menuju stasiun, agar tidak tertinggal kereta mengingat sejumlah ruas jalan raya juga terdapat titik banjir," imbuh Eva.

Hingga kini seluruh tim PT KAI Daop I Jakarta terus melakukan pemantauan kondisi di lintas untuk memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api di sejumlah area jalur rel yang terdampak banjir.

Selain itu, pihaknya juga memperkenankan para pengguna jasa yang terdampak gangguan di atas 60 menit untuk dapat melakukan pembatalan perjalanan dengan pengembalian bea 100 persen sesuai harga tiket. 

“Sebagai bentuk permohonan maaf, sejumlah pengguna jasa yang mengalami kelambatan tinggi juga mendapatkan layanan service recovery berupa makanan dan minuman," ucapnya. [DWI]