Prasetyo: Banjir Jakarta Karena Buruknya Tata Kelola Air

Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi (Foto: Marula Sardi/Rakyat Merdeka)
Klik untuk perbesar
Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi (Foto: Marula Sardi/Rakyat Merdeka)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi menilai, siklus banjir mingguan yang terjadi di awal tahun ini disebabkan buruknya tata kelola air. Menurutnya, Gubernur Anies Baswedan tidak fokus dalam mengantisipasinya.

“Jangan terus menerus menyalahkan alam. Salahkan cuaca ekstrem menjadi penyebab banjir. Kalau saluran air bagus, tidak perlu ada antrian air. Manajemen air di Jakarta sangat buruk di era kepemimpinan Anies Baswedan,” kata Prasetyo di Jakarta, Selasa (25/2).

Berita Terkait : Sering Banjir, Pikir Dulu Deh Sebelum Ke Jakarta

Politisi PDI Perjuangan ini pun meminta Anies turun langsung ke lapangan melihat situasi. Jangan hanya meninjau Pintu Air Manggarai. Sebab, terbukti pada Minggu (23/2) lalu tinggi muka air di Pintu Air Manggarai normal. Sedangkan, sebagian besar wilayah Jakarta kebanjiran.

“Ini bukti penyebab banjir bukan hanya naiknya debit air di Pintu Air Manggarai. Hujan lokal saja sekarang bisa bikin banjir. Bahkan, lokasi yang sebelumnya tidak pernah terendam kini ikut banjir,” katanya.

Berita Terkait : Pegadaian Bantu Korban Banjir Di Jakarta

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan lebih dari 200 RW di Jakarta terdampak banjir. "Saat ini Jumlah RW terdampak masih bergerak terus, tapi di atas 200 RW yang terdampak dari 2.738 RW yang ada di Jakarta," kata Anies Baswedan di Pintu Air Manggarai, Jakarta, Selasa (25/2).

Anies mengatakan Pemprov DKI Jakarta telah bekerja menangani banjir. Mereka bekerja sejak dini hari tadi. "Sejak dini hari seluruh jajaran Pemprov bekerja di lapangan untuk membantu evakuasi daerah-daerah terdampak. Kedua, membangun pos pengungsian, pos kesehatan dan pasokan kebutuhan pokok bagi seluruh masyarakat. Kita siapkan di semua tempat," sebut Anies.

Berita Terkait : Banjir, Sejumlah Bus Trans Jakarta Tak Beroperasi, Rute Dialihkan

Polda Metro Jaya mencatat ada 42 titik di DKI Jakarta yang terendam banjir sejak pagi tadi. Sejumlah ruas jalan tergenang hingga tak bisa dilalui kendaraan. [MRA]