RMco.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan penyebaran virus corona (Covid-19) semakin meluas. Bukan hanya menyerang masyarakat umum, namun juga tenaga medis yang menangani Covid-19 di RS Jakarta. Anies menyebut di DKI sudah ada 25 tenaga medis yang dinyatakan positif covid-19 dan 1 orang meninggal.

"Semua ini tanggungjawab moral, tenaga medis bekerja siang malam. Yang saat ini, sudah ada yang terpapar ada 25 tenaga medis di Jakarta yang terkonfirmasi positif Covid, dan 1 meninggal," ungkap Anies saat konferensi pers, Jumat, (20/3).

Berita Terkait : 35 Calon Muda Praja IPDN Positif Covid-19

Anies mengajak agar semua masyarakat DKI Jakarta mau bekerjasama mencegah penyebaran Covid-19. Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah dengan tidak beraktivitas di keramaian atau keluar rumah.

"Bila kita ingin saudara kita terbebas tinggal di rumah, perusahaan juga ambil tanggung jawab," ujar Anies.

Berita Terkait : 40 Orang Penghuni Gedung DPR Positif Covid-19

Pekerja medis, ujar Anies akan tetap bekerja di garda terdepan sebagai tanggungjawab moral dan masyarakat harus membantu dengan tidak menyebarkan Covid-19 ini semakin luas. Dengan demikian beban tenaga medis bisa berkurang, bukan bertambah.

"Cara mengurangi beban para medis itu dengan bekerja di rumah. Beredar foto-foto tim dokter tenaga medis bertuliskan izinkan kami berjuang di rumah sakit, fasilitas kesehatan, bagian Anda adalah tinggal di rumah. Ini pesan powerful dari mereka mari kita taati," ungkapnya.

Berita Terkait : Harga Obat Covid-19, Kerjasama Kalbe dan Amarox Mengalami Penyesuaian

Sementara Asisten Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekda Provinsi DKI, Catur Laswanto menyatakan sudah 20 orang meninggal akibat terinfeksi virus corona (COVID-19), sembuh 3 orang sementara jumlah kasus positif mencapai 224 orang. [SRI]