Ini Skenario Anies Jika Pengidap Corona Tembus 8 Ribu Orang

Gedung Wisma Atlet, Kemayoran yang diubah menjadi RS Darurat Penanganan Covid-19.
Klik untuk perbesar
Gedung Wisma Atlet, Kemayoran yang diubah menjadi RS Darurat Penanganan Covid-19.

RMco.id  Rakyat Merdeka - Sejumlah opsi dan skenario sudah disiapkan Pemprov DKI Jakarta jika penderita wabah corona di Ibukota tembus 8 ribu orang. 

Hal ini diungkap Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti. Menurutnya, Pemprov DKI sudah menyiapkan skenario untuk menangani dari kasus corona berjumlah 500, 1.000, bahkan sampai dengan 8.000 orang terkonfirmasi positif.

Berita Terkait : Aturan Kendaraan Pribadi Saat PSBB di Jakarta: Sedan Hanya Boleh 3 Orang, Sepeda Motor Dilarang Boncengan

Skenario yang disiapkan yakni dengan membagi mereka yang terindikasi positif corona menjadi 3 kelompok. Kelompok pertama, kondisi parah/kritis sebesar delapan persen. Kedua, kondisi berat sebesar 12 persen dan kelompok ketiga, ringan sebesar 80 persen.

"Dengan skenario itu, maka yang membutuhkan perawatan intensif adalah 20 persen pertama, yang 80 persen gejalanya ringan sehingga bisa menggunakan fasilitas yang relatif minim termasuk ke wisma atlit atau RS lain. Tapi, yang 20 persen pertama akan membutuhkan fasilitas kesehatan lengkap (ventilator, bantuan oksigen, peralatan medis yang intensif) ini levelnya ICU dan IGD untuk 20 persen pasien yang masuk," ujar Widyastuti. Selasa (24/0).

Berita Terkait : Boleh Nikah, Boleh Sunat, Tapi Nggak Boleh Dirayakan

Sekadar info, dari data terkini, total pasien positif COVID-19 di Jakarta sebanyak 377 orang. Pasien sembuh sebanyak 23 orang, meninggal sebanyak 32 orang. Jumlah yang menjalankan isolasi diri di rumah  97 orang, dan masih dalam perawatan sebanyak 225 orang.

Sedangkan, untuk yang masih menunggu hasil laboratorium berjumlah 445 orang. Tenaga kesehatan yang terinfeksi sebanyak 44 orang (satu di antaranya meninggal), dan tersebar di 22 rumah sakit. [KRS]