3 Hari Lakukan 10 Ribuan Rapid Test Di Jakarta, 121 Orang Dinyatakan Positif Corona

3 Hari Lakukan 10 Ribuan Rapid Test Di Jakarta, 121 Orang Dinyatakan Positif Corona
Klik untuk perbesar

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah melakukan 10.459 rapid test alias tes cepat virus corona (Covid-19) sejak 24-27 Maret. Hasilnya, 121 orang dinyatakan positif terjangkit virus corona. 

"Hingga tanggal 27 Maret 2020, telah dilakukan 10.459 rapid test, dengan hasil 121 orang dinyatakan positif," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti dalam keterangan tertulis, Minggu (29/3).

Sisanya, sebanyak 10.338 orang dinyatakan negatif Covid-19. "Persentase total orang positif Covid-19 hingga 27 Maret 2020 sebesar 1,1 persen," imbuhnya. 

Berita Terkait : 3 Perawat Inggris Pakai Plastik Sampah Rawat Pasien Corona

Widyastuti merinci tiap wilayah DKI. Di Jakarta Pusat, dilakukan 641 rapid test dengan hasil 8 orang positif dan 633 orang diketahui negatif. Persentase orang positif Covid-19 sebesar 1,2 persen.

Di Jakarta Utara, dilakukan 1.831 rapid test dengan hasil 7 orang positif dan 1.824 orang diketahui negatif. Persentase orang positif Covid-19 di wilayah itu sebesar 0,3 persen.

Di Jakarta Barat, dilakukan 1.511 rapid test dengan hasil 41 orang positif dan 1.470 orang diketahui negatif. Persentase orang positif Covid-19 sebesar 2,7 persen.

Berita Terkait : Kadin Serahkan Bantuan Penanganan Corona Ke Pemprov DKI Jakarta

Di Jakarta Selatan, dilakukan 2.709 rapid test dengan hasil 11 orang positif dan 2.698 orang diketahui negatif. Persentase orang positif Covid-19 sebesar 0,4 persen.

Di Jakarta Timur, dilakukan 3.615 rapid test. Haisl positifnya terbanyak, yakni dengan hasil 51 orang. Sisanya, 3.564 orang diketahui negatif. Persentase orang positif Covid-19 sebesar 1,4 persen.

Di Kepulauan Seribu, dilakukan 12 rapid test dengan hasil 1 orang positif dan 11 orang diketahui negatif. Persentase orang positif Covid-19 sebesar 8,3 persen.

Berita Terkait : Anies Manjakan Pahlawan Corona

Terakhir, di Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP) dilakukan 140 rapid test dengan hasil 2 orang positif dan 138 orang diketahui negatif. Persentase orang positif Covid-19 di PPKP sebesar 1,4 persen.

Widyastuti menjelaskan, rapid test tersebut diprioritaskan untuk tenaga medis. Juga, terhadap mereka yang memiliki riwayat kontak dengan pasien corona. Baik yang positif, pasien dalam pengawasan (PDP), maupun orang dalam pemantauan (ODP). [OKT]