Terhambat Pemasangan Lift Untuk Disabilitas

Tiga JPO Di Sudirman Molor Dioperasikan

Klik untuk perbesar
JPO Sudirman sebelum dibongkar. (Foto : istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Tiga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Jenderal Sudirman belum selesai dibangun. Padahal, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pernah mengatakan, ketiga JPO itu bisa digunakan awal Januari 2019 lalu.

Ini berarti sudah lebih sebulan dari yang dijanjikan. Ketiga JPO itu belum ada yang dioperasikan untuk umum. Dari ketiga JPO, yang mendekati selesai adalah JPO Bundaran Senayan. Kini JPO ini hanya menyisakan pekerjaan pembangunan material lift.

Nantinya lift ini digunakan untuk kalangan disabilitas, orang hamil, dan lanjut usia (lansia). JPO Bundaran Senayan memiliki desain arsitektur yang futuristik dan instagramable. Jembatan utamanya dipagari jajaran pagar putih dan lampu yang menyala di malam hari. Lorong jembatan utama diberi lampu warna kekuningan dan putih pada malam hari. Atapnya transparan, indah dipandang.

Baca Juga : Seskab: Tipping Fee Jadi Masalah Klasik Pembangunan PLTSa


Selain itu, pejalan kaki juga dimanjakan dengan kemudahan jalur penghubung antara JPO dengan halte bus Transjakarta dan ke area mass rapid transit (MRT). Sedangkan JPO Gelora Bung Karno (GBK) untuk pekerjaan berat sudah hampir selesai. Ramp sisi barat dan timur sudah rampung. Cincin JPO sudah terpasang. Begitupun dengan atapnya.

Akses ke Halte Transjakarta pun sudah selesai. Sementara JPO Polda Metro masih jauh tertinggal. Ramp sebelah barat sudah selesai. Sebelah timur belum tersambung. Pemasangan cincin JPO yang merupakan struktur untuk memasang sudah hampir selesai.

Namun, JPO ini masih belum beratap. Saat nanti ketiga JPO itu bisa digunakan warga.TentuJalan protokol ini bertambah indah. Sebab, ketiga JPO itu sangat cantik. Begitu memanjakan mata.

Baca Juga : Pajang Foto Wefie di Pesawat, Kaesang Sentil Garuda

Ketiga JPO ini juga memiliki fasilitas lift untuk memudahkan penyandang disabilitas, wanita hamil, orang tua lanjut usia, dan ibu membawa anak serta CCTV untuk keamanan.


Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho mengatakan, JPO GBK progresnya sudah mencapai 90 persen. Sementara JPO Polda Metro Jaya baru mencapai 70 persen. Kedua JPO ini ditarget rampung Februari 2019 ini. “JPO GBK sedang tahap fin- ishing. Target selesai 6 Februari 2019 (hari ini). JPO Polda sedang pemasangan atap dan railing. Target selesai akhir Februari,” ungkap Hari.

Sementara JPO Bundaran Senayan kini sudah tuntas dikerjakan, hanya saja masih belum bisa digunakan oleh publik sebab sarana disabilitas berupa lift belum selesai dipasang. “JPO Bundaran Senayan sudah selesai dan siap digunakan saat ini tinggal menunggu material liftnya untuk disabilitas,” kata Hari.

Baca Juga : KPK Tegaskan Transparasi Informasi HGU Adalah Hak Masyarakat

Sebagai informasi, tiga JPO di Jalan Sudirman direvitalisasi dari tahun lalu. JPO ini dirancang menjadi lebih modern, selain dilengkapi closed circuit television (CCTV) yang terkoneksi internet. JPO ini juga akan dilengkapi lift, solar cell sehingga sangat nyaman untuk kaum disabilitas. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, rancangan bangun JPO ini mencerminkan semangat Jakarta sebagai kota yang maju. “Kenapa ada JPO itu juga kan supaya orang selamat dan siapa saja bisa menyeberang,” katanya.

Berbeda dengan JPO yang lebih dahulu dibangun, JPO ini modern.Sangat mementingkan unsur keselamatan dan keamanan. Selain itu, desain JPO dibuat lebih modern dengan mementingkan unsur seni di dalamnya. JPO disinyalir menjadi ikon baru Ibukota. Revitalisasi ketiga JPO mulai dilaksanakan 1 November 2018.


Berdasarkan rincian pada Mei 2018, revitalisasi tiga JPO diperkirakan menghabiskan Rp56 miliar. Rinciannya, JPO Polda Metro Jaya Rp19,36 miliar, JPO Gelora Bung Karno Rp18,47 miliar, JPO Bundaran Senayan Rp17,39 miliar, dan Rp1 miliar untuk biaya konsultasi ahli. Seluruh biayanya menggu- nakan dana kompensasi dari kelebihan Koefisien Lantai Ban- gunan (KLB) perusahaan swasta. Setelah direvitalisasi, ketiga JPO akan dilengkapi fasilitas lift dan CCTV. [MRA]

RM Video