RMco.id  Rakyat Merdeka - Pemudik yang lolos ke kampung halaman menerapkan jurus yang sama untuk balik lagi ke Jakarta. Yakni berangkat malam menggunakan motor dan mobil travel melalui jalan tikus.  
    
Padahal, pemudik yang balik ke Jakarta itu tidak memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM). Yang berhasil menerapkan jurus ini ratusan orang.  Sebab, jika sudah malam, puluhan check point yang dibuat untuk menangkal arus balik ini  lebih sering sudah ditinggal pulang petugas.
   
Sebagai contoh, Solihuddin, warga Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, yang bekerja di daerah Kalideres, Jakarta Barat. Dia berhasil pulang kampung saat awal puasa. Padahal saat itu, sudah ada larangan mudik. Penjagaan juga sudah banyak. 

"Naik motor, lewat jalan tikus malam hari. Lolos sampai kampung. Banyak pos yang sepi petugas, tak ada petugas," cerita Solih kepada Rakyat Merdeka.

Berita Terkait : Aturan SIKM Ibu Kota Jangan Dulu Dicabut

Namun, saat sampai di kampung halaman, dia wajib karantina mandiri oleh pemerintah desa. "Karena tahu dari Jakarta, bidan desa memeriksa, petugas dan pemuda jaga di depan rumah dua minggu. Nggak boleh keluar rumah. Ketat deh," ungkapnya.
     
Sepekan setelah Lebaran,  tepatnya 31 Mei 2020, dia kembali ke Jakarta untuk bekerja. Dengan naik motor berplat daerah, dia bisa lolos dari pengamatan petugas. Padahal dia tak memiliki SIKM.

"Banyak kok yang pakai motor bareng saya pas berangkat. Plat luar Jakarta semua. Ramai pemeriksaan di Cirebon, Bekasi, banyak check point. Entah kenapa lolos aja. Mungkin pas nggak ada pemeriksaan," paparnya.

Baca Juga : Telkomsel Luncurin Paket Data Terjangkau Untuk Perguruan Tinggi

Tak hanya Solihuddin, puluhan pemudik tanpa SIKM berhasil masuk ke Jakarta juga terjadi di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Sebanyak 20 warga dari berbagai daerah di Jawa Tengah lolos penyekatan. Ada yang memakai sepeda motor, ada yang menggunakan mobil travel. Puluhan orang ini ketahuan setelah diperiksa petugas kelurahan.

Ditempel Stiker Karantina         

Baca Juga : Perta Arun Gas Gali Potensi Bisnis di Kuwait

Lurah Lenteng Agung, Bayu Pasca Soengkono, menelusuri modus mereka lewat pos penyekatan masuk Jakarta tanpa SIKM.

"Yang pasti bukan pakai SIKM palsu. Nggak punya SIKM kok mereka. Yang pakai motor lewat jalan tikus. Yang pakai travel katanya yang diperiksa sopirnya doang," aku Bayu menceritakan pengakuan warga. 
 Selanjutnya