RMco.id  Rakyat Merdeka - Kabar gembira bagi masyarakat Jakarta. Kini, warga ibu kota tak perlu repot-repot membawa berbagai macam kartu, untuk naik transportasi massal seperti Trans Jakarta, MRT, LRT, dan KRL Commuterline. Cukup dengan satu kartu, beres.

Kepastian ini datang, setelah Perjanjian Pemegang Saham Sistem Integrasi Pembayaran Antar Moda Transportasi di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, diteken oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta William, Direktur Utama PT Trans Jakarta Sarjono, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda) Dwi Wahyu, dan Direktur Utama PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek Tuhiyat pada hari ini, Rabu (15/7).

Berita Terkait : PSBB Jakarta, Penumpang Angkutan Umum Jakarta Turun 22 Persen

 

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (ketiga kanan) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kanan) di sela acara penandatanganan Perjanjian Pemegang Saham Sistem Integrasi Pembayaran Antar Moda Transportasi di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (15/7). (Foto: BKIP Kemenhub)

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut hadir dalam acara tersebut.

Berita Terkait : Anies Tidak Cuma Bicara Manis Saja

"Transportasi massal di Indonesia akan menuju era baru, dengan pelayanan yang lebih terpadu. Berbagai inovasi yang dilakukan, diharapkan dapat semakin mempermudah masyarakat untuk naik transportasi massal seperti KRL, MRT, LRT, BRT. Ke depannya, juga bisa terintegrasi dengan angkutan lainnya seperti taksi, ojek online, dan angkutan sewa khusus," katanya.

Menteri yang akrab disapa BKS ini berharap, integrasi moda transportasi di Jabodetabek bisa menjadi contoh di kota-kota lain di Indonesia, yang memiliki karakteristik yang sama.

Berita Terkait : Kemenhub Libatkan Kampus Kaji Kebijakan Transportasi di Masa Pandemi

Sehingga, pelayanan transportasi massal akan semakin meningkat. Dan masyarakat pun semakin antusias menggunakan transportasi massal, dalam rangka mengurangi tingkat kemacetan.

Saat ini, sejumlah stasiun telah menjalankan pola transportasi terpadu seperti Stasiun KA Bandara Kuala Namu di Deli Serdang Sumatera Utara, Stasiun KA Bandara Internasional Minang Kabau di Padang Sumatera Barat, Stasiun LRT Sumsel di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin ll di Palembang, Stasiun KA Bandara Soekarno Hatta di Tangerang Banten, dan Stasiun KA Adi Soemarmo Solo di Jawa Tengah. [KPJ]