RMco.id  Rakyat Merdeka - Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria memberikan arahan serta evaluasi terhadap kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat RW secara virtual. 

Ariza menjelaskan sampai masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi fase I tahap III saat ini, Jakarta masih dalam situasi berbahaya karena tingginya positif rate melebihi batas aman WHO. 

Karena itu, Ariza berharap Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tingkat RW dapat terus meningkatkan kinerja dan mengambil langkah berani untuk memutus penyebaran virus tersebut.

“Sesuai arahan Pak Gubernur, agar kita bisa terus meningkatkan kinerja dalam menekan wabah virus corona,” ujarnya, Rabu (7/08).

Berita Terkait : Presiden Jokowi: Kesehatan Baik, Ekonomi Baik

Selain masalah ekonomi dan kesehatan, kata eks anggota DPR ini, Gugus Tugas juga perlu mempertimbangkan permasalahan sosial dan keamanan. 

Antisipasi dan deteksi dini perlu dilakukan terkait masalah sosial yang mungkin timbul sebagai dampak persoalan ekonomi.

“Kita tidak ingin terjadi adalah masalah keamanan. Masalah ini akan terganggu apabila masalah sosial semakin meningkat. Jadi mulai sekarang, kita harus antisipasi masalah kesehatan, ekonomi, sosial, dan keamanan,” tegas Ariza.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Wagub mengimbau sepuluh hal yang dapat dikerjakan oleh Gugus Tugas di sejumlah RW terdampak Covid -19 atau yang termasuk dalam Wilayah Pengendalian Ketat (WPK), yaitu

Baca Juga : Jadi Tersangka, Penabrak Polwan Tetap Boleh Ikut Tahapan Pilkada Yalimo

Pertama, melakukan patroli 3M, yaitu menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak. Patroli dapat dilakukan bekerja sama dengan arang taruna yang direkrut RT/RW. 

Kedua, membentuk kader COVID-19 (1 rumah 1 kader). ketiga, memastikan akses keluar masuk wilayah selama pandemi dibuat menjadi satu pintu, serta dilakukan pemeriksaan protokol kesehatan terhadap warga yang akan melintas.

Keempat, menyediakan tempat cuci tangan (wastafel) umum. Kelima, memasang spanduk pada lokasi strategis agar masyarakat lebih meningkatkan kepedulian dalam rangka upaya pencegahan Covid-19.

Keenam, melakukan pendataan dan pemantauan terhadap warga dengan risiko tinggi terpapar Covid-19.. Ketujuh, melakukan pengawasan terhadap warga positif Covid-19 yang menjalankan isolasi mandiri.

Baca Juga : Siapkan Gedung Khusus, RSUP Kariadi Pastikan Ketersediaan Ruang Isolasi Cukup

Kedelapan, menyebarkan informasi 3M melalui alat informasi umum seperti speaker tempat ibadah; dan kesembilan, membuat Whatsapp Group untuk kemudahan dalam melakukan koordinasi dan pengawasan, yaitu Group RT yang beranggotakan Kader di setiap rumah, serta Group RW yang beranggotakan Kader Satgas tingkat RT, dan seterusnya. 

Turut hadir, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti; Kepala Biro Tata Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta, Premi Lasari; beserta beberapa perwakilan kelurahan dari lima kotamadya dan kabupaten.[NOV]