RMco.id  Rakyat Merdeka - Hari ini, Pemprov DKI telah melakukan uji PCR terhadap 6.087 spesimen, yang diambil dari 5.049 orang. Ini berarti, proporsi tes PCR per orang yang dilakukan Pemprov DKI pada hari ini, mencapai angka 34 persen dari total nasional yang jumlahnya 14.850.

Sedangkan proporsi jumlah spesimen yang dites PCR hari ini, mencapai 24 persen dari total nasional, yang besarnya 24 persen.

Berita Terkait : 4.117 Orang Dites PCR, DKI Laporkan 578 Kasus Baru

Sementara jumlah orang yang dites PCR dalam sepekan terakhir, tembus ke angka 45.009. Atau empat kali lipat dibanding target WHO yang hanya 10.645.

Sedangkan persentase kasus positif dalam sepekan terakhir mencapai 8,7 persen. Namun, secara total, persentase kasus positif ada di angka 5,7 persen. Nyaris mendekati target WHO, yang besarnya 5 persen.

Berita Terkait : Laporkan 471 Kasus Baru, Tingkat Kesembuhan di DKI Tembus 63,5 Persen

Persentase kasus positif adalah jumlah orang yang ditemukan positif dibanding jumlah orang yang dites PCR. Namun, persentase kasus positif ini hanya dapat dianggap valid apabila standar jumlah tes telah terpenuhi. Bila kurang, maka indikator persentase kasus positif patut diragukan.

Dari hasil pemeriksaan uji PCR terhadap 5.049 itu, diperoleh kasus positif baru sebanyak 621. Dengan catatan, sebanyak 110 kasus baru hari ini adalah data hari sebelumnya yang baru dilaporkan.

Berita Terkait : Catat 479 Kasus Baru, Persentase Kesembuhan di DKI 62,8 Persen

Total kasus aktif atau pasien yang tengah menjalani perawatan, dilaporkan bertambah 119. Sehingga, totalnya menjadi 9.044. Sementara kasus sembuh, naik 489 menjadi 17.838. Sedangkan kasus meninggal dunia, bertambah 13 menjadi 981.

Tingkat kesembuhan di DKI saat ini ada di angka 64 persen. Atau sedikit lebih rendah dibanding skala nasional yang besarnya 65,9 persen. Sedangkan tingkat kematian akibat Covid di DKI ada di angka 3,5 persen. Di bawah skala nasional yang besarnya 4,5 persen. [HES]