RMco.id  Rakyat Merdeka - Pemprov DKI Jakarta kembali meniadakan 10 Kawasan Khusus Pesepeda (KKP) di 5 Wilayah Kota Jakarta.

Pemberlakuan ini sebagai tindak lanjut dari kebijakan penarikan rem darurat (Emergency Brake Policy) dengan menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di ibu kota mulai 14 September 2020. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, hal tersebut diterapkan demi menekan angka penularan COVID-19 yang semakin tinggi di Jakarta.

"Seiring peningkatan jumlah kasus positif COVID-19 di Jakarta, pelaksanaan Kawasan Khusus Pesepeda mulai 13 September 2020 ditiadakan. Diimbau bagi warga yang ingin berolahraga, dapat berolahraga di rumah masing-masing," jelasnya, Sabtu (12/9/2020).

Lebih khusus, Syafrin kembali menegaskan, hal yang tidak boleh disepelekan masyarakat adalah menghindari kerumunan yang dapat menjadi sumber penularan. Tetap di rumah masih menjadi pilihan terbaik untuk saat ini. "Hindari berkumpul/kongkow-kongkow yang menimbulkan kerumunan. Tetap laksanakan protokol kesehatan dengan baik dan benar. Ingat dan laksanakan 3M, yaitu Memakai masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan," terannya.

Berikut adalah Kawasan Khusus Pesepeda yang ditiadakan di 10 lokasi:

A. Jakarta Pusat :

a. Jl. Gajah Mada

Baca Juga : Kemensos Siapkan Tenda Khusus Untuk Pengungsi Kelompok Rentan Di Sulbar

b. Jl. Hayam Wuruk

c. Jl. Benyamin Sueb

 

B. Jakarta Barat :

a. Jl. Gajah Mada

b. Jl. Hayam Wuruk

 

Baca Juga : MPR Terima Bantuan 40 Ribu Masker Dari Parlemen Vietnam

C. Jakarta Utara :

a. Jl. Danau Sunter Selatan

b. Jl. Benyamin Sueb

 

D. Jakarta Timur :

a. Jl. Raya Raden Intan

b. Jl. KBT Sisi Utara

Baca Juga : DPW PKB Sulawesi Utara Bantu Korban Banjir Manado

 

E. Jakarta Selatan :

a. Jl. Layang Non Toll Antasari

[FAQ]