RMco.id  Rakyat Merdeka - Penumpang kereta rel listrik (KRL) Commuterline Jabodetabek, diimbau untuk tidak menggunakan masker jenis scuba dan buff. Karena, efektivitas masker tersebut dalam mencegah risiko terpaparnya debu, virus, dan bakteri hanya 5 persen.

Berita Terkait : Hari Pertama PSBB, Penumpang KRL Anjlok 19 Persen

"Salah satu upaya penerapan protokol kesehatan yang ketat saat naik KRL, adalah dengan menggunakan masker. Untuk itu, gunakan setidaknya masker kain yang minimal terdiri dari dua lapisan. Hindari penggunaan jenis scuba atau buff atau kain tipis untuk menutupi mulut dan hidung," kata VP Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba di Jakarta, Selasa (15/9).

Baca Juga : Kawal Ketat Penanganan Pandemi 9 Provinsi

"Untuk kesehatan bersama, sangat dianjurkan menggunakan masker yang efektif mengurangi droplet atau cairan. Di samping harus menutup area mulut dan hidung dengan benar," imbuhnya. [KPJ]