RMco.id  Rakyat Merdeka - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Nana Sudjana akan terus mendalami kasus mutilasi dengan korban Rinaldi Harley Wismanu (33), yang dilakukan sepasang kekasih DAF (26) dan LAS (27) di sebuah apartemen di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat.

Mayat korban yang telah dimutilasi itu, selanjutnya dipindahkan ke Apartemen Kalibata City, Tower Ebony Lantai 16, Jakarta Selatan. Penemuan mayat pada Rabu (16/9) kemarin, bikin geger publik.

Berita Terkait : Lima Hari Operasi Yustisi, 30.384 Pelanggar Protokol Kesehatan Ditindak

"Untuk saat ini, satu korban. Kita tidak tahu, apakah ada korban lainnya. Ini keji sekali, tidak berperikemanusiaan. Korban dipotong sampai 11 bagian,” tegas Nana saat merilis kasus tersebut di Mapolda Metro Jaya, Kamis (17/9).

Akibat perbuatannya, pelaku terancam hukuman pidana mati. Dikenai Pasal 340 juncto Pasal 338 juncto Pasal 365 KUHP, dengan ancaman hukuman pidana mati atau penjara seumur hidup, atau penjara 20 tahun.

Berita Terkait : Polisi Ungkap Pelaku Mutilasi di Apartemen Kalibata City

Nana menjelaskan, para pelaku ini mempunyai peran masing-masing dalam melakukan aksi mutilasi tersebut. “Pelaku DAF bertindak sebagai eksekutor. Sementara LAS, berperan mengajak korban,” ujarnya. [SRI]