RMco.id  Rakyat Merdeka - Pemprov DKI Jakarta menghentikan aktivitas di sejumlah gedung perkantoran yang berada di lingkungannya, dan menerapkan sistem kerja dari rumah (work from home/WFH) bagi para pegawainya selama 3 hari, menyusul ditemukannya kasus positif Covid-19 di instansi tersebut.

Kantor-kantor yang aktivitasnya dihentikan untuk sementara di antaranya adalah Balai Kota Jakarta Blok G, Kantor Dinas Teknis Abdul Muis Sudin Pajak Jakarta Pusat, sebagian Kantor Walikota Administrasi Jakarta Barat, sebagian Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan, sebagian Kantor Dinas Kesehatan (pelayanan Posko Tanggap Covid-19 masih dibuka), sebagian Kantor Dinas Teknis Jatibaru, dan Kantor Kecamatan Gambir.

"Penghentian aktivitas sementara dan bekerja dari rumah ini sesuai Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta, Chaidir dalam keterangannya, Jumat (18/9).

Berita Terkait : Yuk, Stop Ngeluh Pengetatan PSBB

"Mengacu pada Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2020, gedung-gedung kantor milik Pemprov DKI Jakarta yang terdeteksi kasus Covid, harus dilakukan disinfeksi untuk mencegah penyebaran Covid. Seluruh pegawai tetap bekerja dari rumah. Kami juga melakukan tracing kontak erat dari pegawai kami yang terkonfirmasi positif Covid-19," imbuhnya.

Setelah aktivitasnya dibekukan selama 3 x 24 jam, pegawai dapat kembali bekerja dari kantor. Jumlah orang yang hadir dibatasi maksimal 25 persen, dalam waktu dan tempat yang bersamaan. Waktu di kantor juga dibatasi.

"Sesuai SE Kepegawaian yang terbaru, waktu bekerja dari kantor di lingkungan Pemprov DKI Jakarta adalah pukul 08.00 - 13.30. Ini juga untuk meminimalisir penularan di kantor," jelas Chaidir.

Berita Terkait : DKI Kantongi 4,6 Miliar Dari Hasil Denda PSBB

Sudah Sembuh

Sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang sebelumnya dikonfirmasi positif Covid-19, telah dinyatakan sembuh, setelah dilakukan dua kali tes swab.

Para pejabat yang dimaksud, antara lain adalah:

  1. Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta Suzy Marsitawati
  2. Kepala Biro Pendidikan dan Spiritual Setda Provinsi DKI Jakarta (saat ini Wakil Walikota Jakarta Timur) Hendra Hidayat
  3. Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta Premi Lesari
  4.  Asisten Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta (saat ini Asisten Deputi Gubernur Bidang Pariwisata) Reswan W. Soewardjo
  5. Kepala Biro Penataan Kota dan Lingkungan Hidup Afan Adriansyah
  6. Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP)  Amin Subekti 

Berita Terkait : Anies Diminta Siapkan Skenario Terburuk

[FAQ]