RMco.id  Rakyat Merdeka - Meski ada anggota DPR yang positif kena Corona (Covid-19), namun gedung tersebut belum juga ditutup. Satpol PP Pemprov DKI akan mengeceknya.

Kepala Satpol PP Jakarta Arifin mengaku akan mengecek kabar ini. Menurut dia, Sekretariat DPR harusnya sudah tahu apabila ada yang positif Corona di lingkungan kerjanya, gedung harus ditutup.

Berita Terkait : Ketimbang Cuci Tangan dan Pakai Masker, Jaga Jarak Memang Lebih Sulit

"Ya nanti kita cek, saya rasa mereka juga sudah tahu itu harusnya tutup," kata Arifin dalam keterangannya, Rabu (7/10).

Seperti diketahui, berdasarkan Pergub DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2020, jika ada karyawan yang terpapar Corona, gedung perkantoran tersebut wajib ditutup selama tiga hari untuk disterilkan.

Berita Terkait : Adaptasi Kebiasaan Baru, Begini Protokol Kesehatan di Tempat Umum dan Restoran

Meski begitu, Arifin belum dapat laporan dari Sekretariat DPR. "Nanti kita cek ke Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta," tambahnya.

Sebelumnya, tercatat ada 40 orang terpapar Covid-19 di kompleks Gedung DPR. Dari 40 orang itu, 18 orang anggota DPR. Sisanya, staf dan tenaga ahli yang bekerja di lingkungan DPR.

Berita Terkait : 18 Anggota DPR Kena Corona, Anies Minta Lokasi Kerjanya Ditutup

"Ya anggota ada 18. Selebihnya staf, tenaga ahli, dan sebagainy. Saya tak tahu dari fraksi mana. Saya kan bukan mengecek di Yankes, yang tahu Yankes sama Kesekjenan," ujar Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin. [FAQ]