RMco.id  Rakyat Merdeka - PT MRT Jakarta (Perseroda) telah berupaya meningkatkan pengamanan sarana dan prasarana MRT Jakarta semaksimal mungkin bekerja sama dengan Kepolisian dan TNI di tengah banyaknya aksi unjuk rasa menolak pengesahan UU Cipta Kerja (Ciptaker). Untuk operasional MRT di seluruh stasiun bawah tanah, telah ditutup mulai pukul 18:00. Layanan operasional MRT pada Kamis (8/10) berakhir pukul 19.00 WIB dan kereta hanya melayani perjalanan Stasiun Lebak Bulus sampai dengan Stasiun Blok M BCA.

Corporate Secretary PT MRT Jakarta Muhammad Kamaludin mengatakan, terdapat kerusakan di beberapa fasilitas pendukung MRT yang dilakukan beberapa pihak yang melakukan aksi unjuk rasa. Saat ini, petugas keamanan tetap bersiaga menjaga sarana dan prasarana MRT Jakarta. 

Baca Juga : Lutfi Suntikkan Vitamin

“Kami masih melakukan pencatatan kerusakan fasilitas pendukung di stasiun MRT Jakarta. Data awal, di antaranya kerusakan pada Pintu Entrance MRT Bundaran HI dan Pintu Entrance MRT Setiabudi Astra, kaca pecah pada entrance tersebut, dan tangga penumpang yang tertimpa kaca entrance yang pecah,” kata Kamaludin, dalam keterangan resminya, Kamis (8/10).

Dia memastikan, seluruh penumpang dan pekerja MRT Jakarta tidak ada yang terluka. “Keselamatan dan keamanan pengguna layanan MRT Jakarta merupakan prioritas utama manajemen PT MRT Jakarta,” tambahnya.

Baca Juga : Korban Gempa Kangen Dilongok Jokowi

Aksi unjuk rasa hari ini juga berdampak pada aktivitas konstruksi. Beberapa peralatan konstruksi MRT Fase 2 terbakar. Di antaranya, 2 perangkat mini excavator milik kontraktor CP201 dan pagar proyek yang dirusak. Kebakaran 2 mini excavator tersebut sudah dipadamkan pihak kepolisian dan Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta serta sedang menunggu proses dievakuasi. Seluruh pekerja tidak terluka, sebanyak 67 personil kontraktor yang berada di Monas sudah dievakuasi dengan selamat.

“PT MRT Jakarta melakukan evaluasi secara menyeluruh atas terdampaknya fasilitas MRT Jakarta pada hari ini dan akan memperkuat pengamanan sarana dan prasarana MRT Jakarta ke depannya. PT MRT Jakarta berharap seluruh masyarakat dapat menjaga sarana dan prasarana umum yang bertujuan untuk melayani masyarakat,” tutupnya. [MRA]