Skatepark Slipi Ditutup, Usianya Hanya Lima Bulan

Skatepark Slipi sudah tidak bisa dimanfaatkan lagi. (Foto : istimewa)
Klik untuk perbesar
Skatepark Slipi sudah tidak bisa dimanfaatkan lagi. (Foto : istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kolong flyover Slipi, Petamburan, Jakarta Pusat, yang disulap menjadi taman bermain skatepark alias skateboard sejak Oktober 2018, kini sudah rusak. Usianya hanya lima bulan.

Berdasarkan pantauan Rakyat Merdeka,  taman tematik yang menghabiskan anggaran Rp 800 juta untuk komunitas skateboard ini ditutup. Suku Dinas Kehutanan Jakarta Pusat menempel tanda larangan masuk di pintu taman. Nampak spanduk putih dengan tulisan;

“Mohon Maaf FO Slipi Skatepark Tidak Dapat Digunakan untuk Sementara Waktu. Sedang Ada Pekerjaan Perbaikan Arena Skateboard. Harap Maklum. Terimakasih.”

Baca Juga : Ini Alasan Persija Lakukan Skorsing Terhadap Sandi Sute

Selain spanduk peringatan, pemberitahuan juga dilengkapi dengan pita bergaris hitam dan kuning. Ini dipasang supaya warga tak memasuki taman ini. Memang, sejumlah fasilitas di dalam taman nampak rusak. Keramik-keramik pada pecah, ada satu dua bagian yang telah ditambal dengan semen.

Sedangkan lintasan skateboard berbentuk cekung ke dalam seperti mangkuk atau lintasan bowl dan lintasan berbentuk potongan setengah lingkaran, ditutup garis pita hitam kuning. Kondisi lintasan banyak tambalan semen yang mulai mengering. Lantainya pada gompel.

Lintasan tidak rata dan membahayakan warga yang memanfaatkan wahana ini. Sejumlah petugas nampak berjaga. Ada sekuriti dan petugas Dinas Kehutanan yang membersihkan taman. Kata warga sekitar, taman ini sudah ditutup sejak Rabu (13/3). "Sudah dari Rabu lalu ditutup. Katanya ada perbaikan lintasan permainannya,” ujar Arief, pengojek pangkalan yang biasa beredar di depan Jakarta Desain Centre (JDC).

Baca Juga : Yang Penting Juara, Mane Anggap Tak Penting Medali

Diakuinya, biasanya sebelum ditutup dan dibenahi, setiap pagi, khususnya siang menjelang sore, ada saja warga yang bermain di taman ini. Baik sekadar duduk-duduk di taman, bercengkerama, maupun komunitas dan anak-anak remaja yang memakai lintasan skateboard untuk latihan dan bermain. “Tapi sejak ditutup, jadi sepi. Ada beberapa petugas betulin yang rusak itu,” ujarnya.

Memang, selain lintasan permainan skateboard, taman juga dilengkapi jalur pemandu khusus berwarna kuning memudahkan penyandang disabilitas. Di sisi lain taman, ada tempat duduk untuk pengunjung. Sementara di sisi kiri dan kanan, ada taman-taman kecil yang bikin adem suasana kolong jembatan.

Fasilitas lainnya ini tak tampak rusak. Pagar bercat hijau yang mengelilingi taman juga masih bagus. Suku Dinas Kehutanan Jakarta Pusat menargetkan perbaikan Flyover Slipi Skatepark selesai dalam dua pekan ke depan. “Dua mingguan lagi (selesai dan dibuka). Perbaikan lintasan kan perlu diratakan kembali yang gompel-gompel lantainya,” kata Kepala Suku Dinas Kehutanan Jakarta Pusat, Sabdo Kurnianto.

Baca Juga : Suzuki Pasrah MotoGP Qatar Batal Gegara Corona

Diterangkannya, perbaikan dan perawatan taman skatepark yang sebelumnya menjadi tempat mangkal Pedagang Kaki Lima (PKL) dan barang rongsokan ini ini masih menjadi tanggung jawab kontraktor. Tanggung jawab perbaikan oleh kontraktor diperkirakan hingga tiga bulan ke depan.

Selain itu, setahu dirinya, tak akan ada peresmian taman skateboard oleh pemerintah provinsi maupun pemerintah kota. “Enggak ada peresmian, taman kan sudah dipakai, jadi ya setelah perbaikan selesai ya bisa langsung dipakai seperti sedia kala,” ujarnya. [FAQ]