Ujicoba MRT

Stasiun Bundaran HI Masih Penuh Pengunjung

Klik untuk perbesar
Uji coba Mass Rapid Transit di Stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI) Rabu (20/3) sudah dipenuhi para penumpang. (Foto: Ng Wahyu Putu Rama/Rakyat Merdeka).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Sudah sepekan MRT Jakarta melakukan uji coba Mass Rapid Transit (MRT) untuk umum. Dimulai dari 12-24 Maret 2019. Rencananya MRT ini akan diresmikan langsung oleh Presiden Jokowi pada Minggu (24/3).

Dimulai dari Stasiun Bundaran  Hotel Indonesia (HI), Rabu (20/3) Ningsih mencoba MRT dengan tujuan stasiun Lebak Bulus. Saat memasuki area stasiun Hotel Indonesia, sangat penuh dengan warga yang ingin juga mencoba MRT. 

Berita Terkait : YLKI Minta Pemerintah Revisi Aturan Diskon Rokok

Dari stasiun Bundaran HI berangkat pukul 14.12 WIB, MRT mulai melaju. Sampai di Stasiun Lebak Bulus, jarum jam menunjukkan pukul 14.37 WIB. Kurang lebih 25 menit jarak tempuh MRT dari Stasiun Bundaran HI ke Stasiun Lebak Bulus.

Menurut Ningsih, pengalaman yang didapat saat memasuki Stasiun Hotel Indonesia ini, sarana dari Stasiun belum terlalu mendukung, terlihat dari pertunjuk arah yang disediakan pihak MRT Jakarta, belum mendukung. Hal ini bisa membuat bingung para pengunjung yang akan baru akan naik MRT atau mau keluar dari stasiun.

Berita Terkait : YLKI : Kendaraan Pribadi Di Koridor Yang Terlewati MRT Perlu Dibatasi


Bukan hanya itu, Ningsih juga melihat masih banyaknya para pengguna jasa MRT yang duduk dan makan sembarangan di area stasiun, tanpa adanya penertiban dari petugas.

Lain halnya dengan yang dialami oleh Wahidin. Pria berusia 82 tahun ini ikut dengan cucunya untuk ujicoba MRT. Pria yang tinggal di daerah S Parman, Jakarta Barat ini, merasa penasaran ingin mencoba moda transportasi baru di Jakarta. Naik dari Stasiun Al-Azhar lalu turun di Stasiun Bundaran HI.

Berita Terkait : Ini Catatan YLKI Soal MRT Jakarta 

"Mungkin karena saya udah tua, saat MRT melaju, masih kurang lembut dan suara pemberitahuan dari operatornya kurang jelas terdengar," ucapnya. 

Tapi pria yang sudah mempunyai 10 orang cucu ini mengaku senang bisa mencoba jenis transportasi yang kecepatannya luar biasa, bisa mengatasi kemacetan. 
 Selanjutnya 

RM Video