RMco.id  Rakyat Merdeka - Awal tahun 2021, harga bahan pokok di pasar tradisional naik. Kondisi ini membuat masyarakat menjerit. Karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar pasar pangan murah.

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta menggelar program pangan murah bersama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Jaya di beberapa pasar tradisional.

Langkah ini dilakukan untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok yang melonjak di pekan pertama tahun 2021.

Berdasarkan pantauan di pasar tradisional, terjadi kelangkaan dan kenaikan harga sejumlah bahan pokok. Tahu dan tempe sempat sulit didapat akibat impor kedelai macet.

Berita Terkait : Ini Jadwal Pangan Murah Di 35 Pasar Tradisional Jakarta Selama Januari

Sementara, cabe rawit merah menyentuh Rp 100 ribu per kilogram. Padahal, di masa normal hanya Rp 40 ribu per kilogram.

Menurut laman infopangan.jakarta.go.id, kemarin pagi, beras dibanderol mulai Rp 11.637 sampai Rp 12.215 per kilogram dengan kenaikan rata-rata hingga Rp 50. Gula pasir dibanderol Rp 13.865 per kilogram. Padahal, Harga Eceran Tertinggi (HET) ditetapkan Rp 12.500 per kilogram.

Minyak goreng curah dibanderol Rp 13.902 per kilogram. Cabe rawit merah dibanderol Rp 87.731 per kilogram dan cabe rawit hijau Rp 64.146 per kilogram.

Harga daging ayam ada di kisaran Rp 37.000-Rp 40.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp 25 ribu. Sementara telur Rp 24.975 per kilogram dari biasanya dijual dengan harga Rp 22.000-Rp 23.000.

Baca Juga : Menkes: Kalau Bocor, Ya Kita Tambal Atapnya Dong

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Suharini Eliawati mengatakan, program pangan murah ini berlangsung 12-25 Januari 2021 di 35 lokasi. Setiap lokasi akan digelar pangan murah selama dua hari.

“Ini upaya membantu masyarakat mendapatkan pangan murah, terjangkau, dengan kualitas baik. Ini juga bagian dari upaya menstabilkan harga pangan,” kata Suharini di Jakarta, kemarin.

Bahan-bahan yang dijual antara lain, beras kemasan lima kilogram seharga Rp 44.000, bawang merah Rp 23.000 per kilogram, bawang putih Rp 17.500 per kilogram dan gula pasir Rp 12 ribu per kilogram, telur ayam ras Rp 23.000 per kilogram.

Lalu, daging sapi beku Rp 70.000-Rp 80.000 per kilogram, daging ayam beku Rp 30.000 per kilogram dan minyak goreng Rp 11.000 per 900 mililiter.

Baca Juga : DPR Yakin Presiden Pilih Calon Kapolri Profesional

“Harga tersebut dipastikan lebih rendah dari harga pasaran dan berkualitas baik,” aku Suharini.
 Selanjutnya