Perempuan Indonesia Harus Bebas Berekspresi dan Berwawasan Luas

Denty Piawai Nastitie (Foto: Dok. Pribadi)
Klik untuk perbesar
Denty Piawai Nastitie (Foto: Dok. Pribadi)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Sebagai seorang jurnalis, Denty Piawai Nastitie memiliki cara sendiri dalam memaknai Hari Kartini, yang diperingati setiap tanggal 21 April. Dengan sebuah karya tulis, Denty ingin perempuan muda Indonesia memiliki kebebasan yang bernilai positif.

“Kartini masa kini adalah perempuan-perempuan merdeka yang bisa bebas berekspresi, bebas menyatakan pendapat, punya pemikiran terbuka, punya wawasan luas, bisa mengakses pendidikan berkualitas, dan bisa mengakses layanan kesehatan dan reproduksi berkualitas,” tutur Denty.

Denty terjun ke dunia jurnalisme, bukannya tanpa alasan. Perempuan yang menyukai fotografi ini, mengaku gemar menulis. Ia telah banyak meliput dan menulis kegiatan-kegiatan olahraga, baik di dalam maupun di luar negeri.

Berita Terkait : PLN dan Pupuk Indonesia Teken Komitmen Jual Beli Gas Masela

Salah satu tulisannya yang berjudul “Asian Para Games 2018, Perjuangan Atlet untuk Kesetaraan” bahkan mendapatkan penghargaan dari Uni Eropa pada tahun 2018. Karya tersebut dinilai sebagai sebuah karya jurnalistik, yang mempromosikan nilai-nilai kesetaraan gender dan anti diskriminasi.

Bagi Denty, pencapaian yang paling membanggakan adalah ketika tulisan dibuatnya bisa membawa dampak positif bagi orang lain. Lewat karya tulisnya, Denty konsisten menyuarakan berbagai pemikiran dan konsep kebebasan perempuan.

Ia kerap menulis artikel yang terkait dengan masalah gender dan diskriminasi. Denty membahas bagaimana atlet-atlet perempuan dihadapkan dengan sikap diskriminatif, dari kaumnya sendiri.  Denty tak pernah lupa meluangkan waktu untuk menjalani hobi traveling dan memotret.

Berita Terkait : KPK Merasa Terbantu Polisi se-Indonesia Kejar Harun Masiku

Pengalaman dan pelajaran yang diperoleh dalam perjalanannya, juga dituangkan dalam blog pribadinya http://rambutkriwil.com. Melalui perjalanan karier dan passion-nya, Denty menyampaikan bahwa pemikiran tentang kebebasan perempuan baginya bukan retorika semata.

Denty berhasil merealisasikannya lewat pilihan yang ia buat, yaitu berkarier sambil menikmati hidup. Karena itu, perayaan Hari Kartini penting untuk membangun kekuatan sesama perempuan agar dapat saling mendukung dalam berbagai aspek kehidupan.

"Kartini masa kini hendaknya mempunyai otoritas penuh terhadap tubuhnya, punya cita-cita dan berdaya mewujudkan cita-cita itu. Perempuan masa kini seharusnya tidak saling berkompetisi, tetapi memanfaatkan energi dan jaringan untuk berkolaborasi membangun negeri,” tuturnya. 

Baca Juga : Dalam 3 Tahun, Ivan Mampu Buka 4 Kedai Nasi Kapau Pak Ciman

Denty bilang, perempuan seharusnya dapat memanfaatkan kemajuan teknologi untuk meningkatkan kualitas diri. Jangan jadikan media sosial sebagai tempat mengeluh. Media sosial akan lebih bermanfaat bila tidak digunakan untuk bertukar gosip, atau saling menjatuhkan sesama perempuan.

"Kita harus bisa memanfaatkan kemajuan teknologi untuk maju bersama. Misalnya untuk mengembangkan bakat, untuk mengakses pengetahuan berkualitas, untuk membuka jaringan usaha dan lain-lain,” harap Denty. [HES]