Banjir Bengkulu Telan 10 Korban Jiwa, 8 Hilang

Foto udara banjir di wilayah Bengkulu (Foto: Istimewa)
Klik untuk perbesar
Foto udara banjir di wilayah Bengkulu (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - 10 orang dilaporkan meninggal dunia dalam musibah banjir yang melanda wilayah Provinsi Bengkulu sejak Jumat (26/4). Sedangkan 8 orang lainnya, masih hilang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Rusdi Bakar mengatakan 10 orang warga meninggal dunia terdiri dari 2 orang dari Kota Bengkulu, 6 orang di Kabupaten Bengkulu Tengah dan 2 orang di Kabupaten Kepahiang.

Baca Juga : Jakarta Diminta Nyontek Singapura dan Tokyo

Terkait hal ini, dalam akun Twitter-nya, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengingatkan para orangtua, agar mewaspadai anak-anak bermain saat banjir. Sebab, 2  anak di Kota Bengkulu meninggal dunia, akibat tenggelam di genangan banjir dekat pemukiman mereka di Kelurahan Sawah Lebar Baru, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu. Korban bernama Andika bin Mus (11) dan Migel bin Sahlin (11), tercebur di parit saat bermain di area banjir. 

Sementara itu, Bupati Bengkulu Utara H Mian telah menetapkan Status Tanggap Darurat Penanganan Banjir di Kabupaten Bengkulu Utara selama 3 hari, terhitung tanggal 27 April s.d. 29 April mendatang.

Baca Juga : Semoga Virus Corona Nggak Nyebar Via Transportasi Publik

Menurut info yang dikutip Twitter Media Center Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara, @MediaCenter_BU, Bupati H Mian telah memastikan Posko Tanggap Darurat di wilayahnya bekerja efektif, usai melakukan pengecekan langsung pada Sabtu (27/4).

Pengecekan tersebut bertujuan untuk memastikan agar seluruh kebutuhan logistik di 10 desa yang terisolasi akibat banjir, dapat segera menerima bantuan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara. [HES]