KPK: Sejumlah Pengusaha Ikut Suap Gubernur Kepri untuk Dapat Lahan Reklamasi

Klik untuk perbesar
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (Foto: Tedy O Kroen/Rakyat Merdeka).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendeteksi dugaan suap sejumlah pengusaha kepada Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun.

Para pengusaha itu diduga menyuap Nurdin untuk mendapatkan izin prinsip dan pemanfaatan reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil Kepulauan Riau 2018-2019.

Berita Terkait : Gubernur Kepri Non Aktif Didakwa Terima Suap Rp 45 Juta dan Gratifikasi Rp 4,2 Miliar

Komisi antikorupsi mengantongi temuan sejumlah pengusaha berkepentingan pada proyek reklamasi itu. Dimana para pengusaha itu ingin memastikan ketersediaan lokasi atau lahan reklamasi bagi proyek mereka.

"Beberapa perusahaan atau pelaku usaha di sana berkeinginan untuk mengurus agar mendapatkan wilayah-wilayah tertentu," ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (12/7).

Berita Terkait : Lagi, KPK Garap 9 Anggota DPRD Muara Enim

Namun Febri belum mau mengungkap lebih jauh sosok para pengusaha tersebut. Yang jelas salah satunya adalah pengusaha Abu Bakar. Abu Bakar telah ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga menyuap Nurdin Basirun.

Selain dijerat dengan sangkaan dugaan penerimaan suap, Nurdin Basirun juga ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penerimaan gratifikasi.

Berita Terkait : KPK Perpanjang Masa Penahanan Mantan Ketua DPRD Tulungagung

"Kami menduga ada pemberi-pemberi yang lainnya sehingga KPK menggunakan pasal 12b besar atau gratifikasi (terhadap Nurdin Basirun)," tandas Febri. [OKT]