Anies Bangun Jalur “Jalasena”

Pantainya Para “Naga” Kini Milik Rakyat Biasa

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meletakkan batu pertama jalur jalan sehat dan sepeda santai atau Jalasena di Kawasan reklamasi. (Foto : IG @aniesbaswedan).
Klik untuk perbesar
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meletakkan batu pertama jalur jalan sehat dan sepeda santai atau Jalasena di Kawasan reklamasi. (Foto : IG @aniesbaswedan).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Setelah mencabut izin pulau reklamasi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terus menunjukkan power-nya di kawasan yang sempat dimiliki para “naga” itu.

Terbaru, Anies membuat jalur jalan sehat dan sepeda santai atau Jalasena di Kawasan Reklamasi yang diberi nama Pantai Kita dan Pantai Maju. Saat groundbreaking Jalasena, Minggu (23/12), Sekda DKI Jakarta Saefullah, Dirut PT Jakarta Propertindo Dwi Wahyu Daryoto, dan Walikota Jakarta Utara Syamsuddin Lologau turut hadir.

“Sekarang, kita akan meletakkan batu pertama. Kita ingin agar kawasan pantai ini menjadi kawasan yang dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat, lintas sosial, lintas ekonomi,” ungkap Anies.

Nantinya, jalur Jalasena ini akan segera dibangun setelah groundbreaking sepanjang 7,6 km, menyusuri pinggir pantai yang bisa digunakan oleh warga DKI Jakarta untuk bersepeda dan berjalan-jalan.

Berita Terkait : Banjir dan Penyakitnya

Tak hanya itu, Anies juga ingin menggerakan perekonomian warga yang ada di sekitar pulau reklamasi. Caranya, pelaku UMKM akan ditarik untuk berdagang di area Jalur Jalasena ini, sehingga semua lapisan masyarakat bisa memperoleh manfaat dari jalur yang baru saja diresmikan itu. Ke depannya, sambung Anies, pemerintah daerah akan membuatkan rute-rute untuk kendaraan umum, agar Jalur Jalasena bisa dijangkau. 

Dia menambahkan, kawasan pantai ini bukan berada di pulau yang berbeda dengan kawasan lainnya di Jakarta. Anies menganggap pantai ini tetap berada di wilayah Pulau Jawa. “Istilahnya adalah pantai, bukan pulau. Pulau kita adalah Pulau Jawa,” ucapnya.

Niat dan keinginan Anies untuk membangun jalan di wilayah pulau reklamasi untuk warga Jakarta patut diapresiasi dan didukung. Tak hanya warga yang berada di sekitar utara ibukota saja, tetapi netizen juga menyambut gembira program yang dibuat Anies.

Menurut @KatsudonEbie, pembangunan Jalasena akan mendongkrak perekonomian warga. Untuk itu, seluruh warga Jakarta akan mendukung penuh. “Bagus nih... Semoga disusul dengan pembangunan-pembangunan lainnya,” ungkapnya.

Berita Terkait : Ahokers Panas Dingin Nih ...

@baswedannews juga sangat mendukung pulau reklamasi untuk areal terbuka bagi warga Jakarta. Apalagi saat ini, taman dan tempat terbuka sudah semakin sulit. Dia pun berharap, pembangunan Jalasena yang dikerjakan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) -salah satu BUMD DKI - bisa diselesaikan tepat waktu, agar rakyat bisa menikmati.

Dukungan serupa diungkapkan @andri000me_2. Baginya, kebijakan membuat Jalur Jalasena akan membuat rakyat senang dan gembira. Rakyat kini bisa menikmati Pantai Maju. “Pantai tak lagi tertutup untuk rakyat kecil.” Menambahkan, @galxxxs mengutarakan bahwa kebijakan Gubernur Anies sangat pro rakyat kecil.

“Makanya peletakan batu pertama Jalasena di Pantai Maju Pulau Reklamasi Gubernur DKI harus didukung penuh.”Tak mau kalah memberikan support, @Ngakuiklan menuturkan, peletakan batu pertama Jalasena di Pantai Maju Pulau Reklamasi oleh Gubernur DKI menjadi momen berharga bagi warga Jakarta. Sikap Anies membuktikan kebijakannya sangat pro kepentingan rakyatnya, bukan kepentingan para pengusaha. @maslemi ikut senang karena bukan hanya bermanfaat bagi warga saja, tetapi para pedagang kecil juga ikut menikmati.

Setidaknya, komitmen Anies yang akan melibatkan UMKM perlu didukung semua pihak. "Groundbreaking Jalasena Pulau Maju, Anies undang pengusaha UMKM. Tandanya pro rakyat kecil,” ujar dia. Sebelumnya, Anies Baswedan mengubah nama pulau reklamasi Pulau C, D, dan G menjadi Pantai Kita, Maju, dan Bersama. “Yang selama ini disebut sebagai Pulau C, D, dan G, diubah penamaannya secara resmi menjadi kawasan pantai. C jadi kawasan Pantai ‘Kita’, D kawasan pantai ‘Maju’, G Kawasan Pantai ‘Bersama’. Jadi Kita, Maju, Bersama,” kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (26/11).

Baca Juga : Peradi dan PN Jaksel Sosialisasi E-Court untuk Peradilan Cepat, Tepat dan Murah

Anies mengatakan, perubahan nama dipastikan usai menandatangani Keputusan Gubernur Nomor 1744. Menurutnya, perubahan nama tersebut untuk menyesuaikan ketentuan tata ruang.  “Sesungguhnya itu (Pulau) adalah penamaan yang tak mendasarkan pada rujukan ketentuan tata ruang yang tepat dan benar. Wilayah hasil reklamasi itu sesungguhnya menjadi bagian dari Pulau Jawa. Jadi, bukan pulau-pulau baru. Itu lebih tepat disebut sebagai kawasan pantai,” kata Anies.

Pengelolaan pulau reklamasi ini nantinya akan diserahkan kepada Jakpro. Pengubahan nama, kata Anies juga untuk memudahkan Jakpro mengelola kawasan tersebut. “Karena itu lahan reklamasi yang akan dikelola oleh Jakpro. Karena itu urgensinya, sehingga Jakpro memiliki tugas yang jelas,” kata Anies.

“Jadi 3 pulau itu kita beri nama Pantai Kita Maju Bersama. Jadi kalau mau ke sana sebutnya pulau ‘kita’,” lanjutnya. Anies memerintahkan BUMD, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk mengelola tiga pulau itu. Menindaklanjuti instruksi Anies, Jakpro membentuk tim terpadu untuk pengelolaan Pulau C, D, dan G. [REN]