Pansel KPK: 40 Capim Telah Lulus Tes Psikologi

Ketua Pansel Capim KPK Yenti Ganarsih. (Foto: Istimewa).
Klik untuk perbesar
Ketua Pansel Capim KPK Yenti Ganarsih. (Foto: Istimewa).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Panitia seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK) menyatakan peserta yang lolos tes psikologi sebanyak 40 orang dari 104 yang mengikuti seleksi. Peserta yang lulus wajib mengikuti seleksi selanjutnya.

"Yang dinyatakan lulus sebanyak 40 orang sebagaimana terlampir (dalam keputusan Pansel Capim KPK)," ungkap Ketua Pansel Capim KPK Yenti Ganarsih di Kementerian Sekretariat Negara, Senin (5/8).

Yenti menjelaskan berdasarkan jenis kelamin, 40 peserta yang lulus tes psikologi ini terdiri dari 36 laki-laki dan 4 perempuan. Sementara berdasarkan latar belakang profesi, 40 orang yang lulus antara lain akademisi atau dosen sebanyak 7 orang, advokat sebanyak 2 orang, jaksa sebanyak 3 orang, mantan jaksa sebanyak 1 orang, hakim sebanyak 1 orang.

Baca Juga : Tak Sesuai Keppres, Mensesneg Minta Revitalisasi Monas Dihentikan

Kemudian anggota Polri sebanyak 6 orang, komisioner dan pegawai KPK sebanyak 5 orang, auditor sebanyak 4 orang Komisi Kejaksaan 1 orang, PNS 4 orang, pensiunan PNS 1 orang, dan lain-lain sebanyak 5 orang.

Yenti menyatakan para peserta seleksi Capim KPK yang lolos tersebut wajib mengikuti tes selanjutnya yakni profile asessment.

Tes lanjutan tersebut dilakukan pada Kamis-Jumat, 8-9 Agustus 2019, di Lembaga Ketahanan Nasional, Jakarta, sekitar pukul 07.30 WIB.

Baca Juga : BKPM Desak Sinopec Percepat Pembangunan Proyek Depo Minyak Batam

"Setiap peserta wajib bawa KTP, kartu peserta ujian yang selama ini, dan hadir 30 menit sebelum tes dimulai untuk registrasi. Peserta yang tidak hadir dinyatakan gugur," imbaunya.

Sebelumnya, Pansel Capim KPK telah menggelar tes psikologi pada Minggu (28/7) lalu. Sebanyak 104 peserta ikut serta dalam tes tahap ketiga tersebut yang meliputi antara lain tes kejiwaan dan tes kepribadian.

Setelah tes psikologi ini, masih ada tahap lanjutan yang mesti dilalui oleh para peserta. Setidaknya ada lima tahapan lagi yang mesti dilalui, mulai dari profile asessment, tes wawancara, tes kesehatan, tes jasmani, hingga greating individual. [OKT]