RMco.id  Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini tengah melakukan penyidikan terkait praktek mafia minyak dan gas (migas). "Saat ini, KPK telah memulai proses penyidikan terkait hal tersebut," ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (10/9).

Berita Terkait : Nangkap Bupati Kutai Timur, KPK Lumayan Lah

Febri mengungkap, sebelum meningkatkan status perkara ke penyidikan, komisi antirasuah sudah lama melakukan penyelidikan kasus ini. Tepatnya, sejak Presiden Jokowi membubarkan Pertamina Energy Trading Ltd (Petral) pada Mei 2015, sebagai bagian dari perang pemerintah terhadap mafia migas.

Baca Juga : Shin Tae-yong Panggil 29 Pemain untuk TC Timnas

"Setelah itu, KPK melakukan penyelidikan mendalam untuk menelusuri fakta-fakta hukum praktek.mafia di sektor migas," beber eks aktivis ICW itu.

Baca Juga : Menteri Ida Happy Raih WTP 4 Kali Berturut-turut

Detil penyidikan soal mafia migas ini akan dibeberkan komisi antirasuah siang ini. "Informasi tentang perkara tersebut akan kami sampaikan pada publik siang ini, Selasa 10 September 2019 di Gedung KPK," tutup Febri. [OKT]