Alex Marwata Sebut Firli Tak Penah Divonis Langgar Etik, Fahri Hamzah: Habis Sudah KPK!

Klik untuk perbesar
Fahri Hamzah (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Capim KPK petahana, Alexander Marwata, mengaku tak tahu soal konferensi pers yang digelar komisinya tentang pelanggaran kode etik berat eks Deputi Penindakan Irjen Firli Bahuri. Sebab, pihak Humas KPK tak pernah memberitahukan hal itu ke dirinya.

"Setelah kejadian konpers kemarin, saya kirim WA ke jubir KPK Febri, (bertanya) ini dari mana? Kenapa konpers sementara pimpinan lain di kantor tidak diberitahu atau saya tidak tahu karena saya tidak buka grup WA Pimpinan dan Humas," ujar Alex dalam fit and proper test capim KPK di Komisi III DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (12/9). 

Alex bilang, Firli belum dijatuhi putusan atas pelanggaran kode etik karena melakukan pertemuan mantan Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) juga Wakil Ketua BPK Bahrullah Akbar. Sebab, dugaan pelanggaran kode etik ini baru ditangani Pengawas Internal. Seharusnya dari PI, dugaan pelanggaran kode etik dilanjutkan pemeriksaannya oleh Dewan Pertimbangan Pegawai (DPP).

Baca Juga : I Gede Siman Targetkan Emas dan Pertajam Rekor SEA Games 2019

"Mekanismenya adalah memeriksa diduga yang melakukan pelanggaran oleh DPP. Tapi sebelum proses itu berjalan proses persidangan, yang bersangkutan ditarik," beber eks hakim adhoc Pengadilan Tipikor itu. 

Karena belum ada ketok palu putusan pelanggaran kode etik berat, tidak ada sanksi atau hukuman yang diberikan kepada Firli. Dia diberhentikan dengan hormat, karena institusi asalnya, yakni Polri memintanya dikembalikan. 

Di luar prosedur internal KPK itu, lima pimpinan KPK yakni Alex, Agus Rahardjo, Laode M Syarif, Saut Situmorang dan Basaria Pandjaitan disebut sudah melakukan klarifikasi langsung ke Firli. Dari keterangan Firli, pimpinan KPK diklaim Alex sepakat memberikan peringatan ke Firli. "Kami berlima sepakat diberikan peringatan," tandasnya. 

Baca Juga : Ledakan Monas Ternyata Berasal Dari Granat Asap, 2 Anggota TNI Terluka

Terpisah, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyesalkan sikap KPK yang membeberkan pelanggaran etik calon pimpinan komisi antirasuah, Irjen Firli Bahuri, kemarin. Padahal, Firli menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and propertest) di Komisi III DPR hari ini. 

Menurut Fahri, ini menunjukkan kebencian KPK terhadap Polri. "Kasus Budi Gunawan kembali terulang. KPK sangat benci dengan Polri," ujar Fahri kepada rmco.id. 

Dulu, KPK mentersangkakan BG ketika dia menjalani fit and propertest untuk menjadi Kapolri. "Dengan begitu meyakinkannya dituduh dan difitnah, padahal sedang di fit and propertest di DPR, dengan pembeberan barang bukti yang dramatis, Tapi akhirnya omong kosong dan kalah di praperadilan. Sekarang kasus itu terulang kepada Firli," Fahri mengingatkan. 

Baca Juga : Kasus Suap Proyek Jalan, KPK Garap 9 Eks Anggota DPRD Muara Enim

Menurut dia, langkah KPK itu menunjukkan, komisi yang kini dipimpin Agus Rahardjo cs itu bermain politik. "Habis sudah KPK. Semakin kentara sebagai gerakan politik," tandas Fahri. [OKT]