Digosipkan Jadi Dewan Pengawas KPK, Ini Tanggapan Antasari dan Ahok

Antasari Azhar dan Basuki Tjahaja Purnama (Foto: Istimewa)
Klik untuk perbesar
Antasari Azhar dan Basuki Tjahaja Purnama (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Nama Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar dan eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok, ramai disebut bakal mengisi posisi Dewan Pengawas KPK. Keduanya membantah.

Antasari memastikan belum pernah berkomunikasi ke Jokowi, untuk membahas Dewan Pengawas. "Banyak sekali isu. Saya tidak punya kapasitas sebagai Dewan Pengawas KPK. Ilmu saya masih kurang," ujar Antasari saat dikontak wartawan, Kamis (7/11).

Antasari menyatakan, penunjukan Dewan Pengawas KPK merupakan kewenangan Presiden. Hal ini sesuai dengan ketentuan di dalam UU KPK Nomor 19/2019, yang sudah mulai berlaku.

Baca Juga : Sosialisasi Empat Pilar MPR di Gorontalo, Fadel Cerita Usulan Amandemen UUD 1945

"Itu wewenang presiden, saya tidak boleh mengarahkan presiden. Apa pun atau siapa pun yang ditunjuk, harus kita hormati," beber Antasari.

Kendati demikian, Antasari menyebut sulit baginya, jika ditunjuk Presiden Jokowi untuk mengisi posisi Dewan Pengawas. "Kalau saya sulit. Karena terlalu banyak resistensi, jika saya amati medsos," ungkapnya.

Sama seperti Antasari, Ahok membantah ditunjuk untuk mengisi Dewan Pengawas KPK. "Itu hoaks. Terima kasih buat yang telah mendukung," tegas Ahok.

Baca Juga : 188 WNI Dari KRI dr Suharso-990 Mulai Jalani Tahapan Observasi

Sebelumnya, Presiden Jokowi memastikan, pihaknya masih melakukan penelusuran terkait lima nama yang akan ditunjuk sebagai Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Jokowi menyebut, akan mengumumkan dan melantik Dewan Pengawas KPK bersamaan dengan Pelantikan Komisioner KPK pada Desember mendatang. "Nanti. Itu masih bulan Desember, masih digodok di tim internal. Nanti kalau sudah, kita sampaikan," kata Jokowi di Jakarta, Rabu (6/11).

Presiden Jokowi tak menjawab isu soal Antasari dan Ahok yang dijagokan untuk menempati posisi itu. Satu yang pasti, Anggota Dewan Pengawas KPK diharapkan memiliki integritas dan mendukung penuh pemberantasan korupsi di Indonesia.

Baca Juga : Cari Nurhadi di Senopati, KPK Pulang dengan Tangan Hampa

"Masih dalam penggodokan. Tetapi kita harapkan yang ada di sana memiliki integritas," tandasnya. [OKT]