RMco.id  Rakyat Merdeka - Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta meletus pada Minggu (17/11) pukul 10.46 WIB. Letusan tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimum 70 mm dan durasi 155 detik.

Teramati kolom letusan setinggi ±1000 m. Angin bertiup ke Barat.

Baca Juga : Puluhan Warga Swiss Belajar Bahasa Indonesia Virtual

Saat ini, Gunung Merapi berstatus Waspada (Level 2). Status ini dilekatkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sejak 21 Mei 2018.

Terkait status ini, PVMBG meminta masyarakat untuk menjauhi radius 3 km dari puncak Gunung Merapi.

Baca Juga : Palestina Mikir Keluar dari Liga Arab

Masyarakat, khususnya yang berada di Kawasan Rawan Bencana III, diimbau untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa. Serta selalu mengikuti informasi aktivitas Gunung Merapi.

Tak hanya itu. Pemerintah daerah dan masyarakat juga diminta mengantisipasi bahaya abu vulkanik. Bahaya lahar, terutama saat hujan, di seputar Gunung Merapi juga harus diwaspadai. [HES]