Diangkat Jadi Kabaharkam

Irjen Firli: Pekerjaan Tidak Dilihat Dari Waktu

Irjen Firli Bahuri (ketiga kanan) dalam acara Sertijab di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Selasa (19/11). (Foto: Oktavian Surya Dewangga/RM)
Klik untuk perbesar
Irjen Firli Bahuri (ketiga kanan) dalam acara Sertijab di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Selasa (19/11). (Foto: Oktavian Surya Dewangga/RM)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Irjen Firli Bahuri diangkat menjadi Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri. Padahal, bulan depan, dia akan dilantik sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menanggapi sedikitnya waktu menjabat Kabaharkam, Firli mengatakan, pekerjaan tak hanya dilihat dari segi waktu.

Baca Juga : Rupiah 14 Ribu Lagi, Sri Mul Masih Bisa Tenang?

"Begini, pekerjaan tidak hanya bisa dilihat dengan waktu tetapi bagaimana kita melakukan sesuatu melalui proses dan hasil," ujar Firli usai upacara pelantikan dan sertijab di Gedung Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (19/11).

Firli kemudian bicara soal tugas pokok Kabaharkam, yakni melaksanakan terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat.

Baca Juga : Makin Menggila, WHO Naikkan Status Darurat Wabah Corona ke Level Tertinggi

"Ke depan kita akan menghadapi Pilkada serentak kurang lebih 270 daerah. Untuk itu tentunya Baharkam selaku pelaksana utama kapolri harus melakukan tugas tersebut sesuai dengan arahan Pak Kapolri," beber Firli yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) ini.

Kabaharkam, lanjut Firli, akan fokus mengamankan persiapan pilkada pada 2020 nanti.

Baca Juga : Tak Muluk-muluk, Cita-cita Fadel Cukup Wapres 

Polri juga sudah memetakan daerah rawan dalam pilkada serentak nanti. "Setiap pilkada ada kerawanan mulai dari logistik, kampanye, pemungutan suara, penetapan suara, tahap siapa yang terpilih atau tidak sampai tahap mungkin ada mengajukan gugatan di MK," tandasnya. [OKT]