Nawawi Pomolango Sebut Program Pencegahan Korupsi KPK Kurang Sosialisasi

Nawawi Pomolango/Rizky Syahputra
Klik untuk perbesar
Nawawi Pomolango/Rizky Syahputra

RMco.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jilid V terpilih, Nawawi Pomolango mengakui program-program pencegahan korupsi yang dilakukan KPK telah berjalan baik. Hanya saja, kata Nawawi program-program tersebut tidak tersosialisasi dengan baik kepada masyarakat. Akibatnya, masyarakat melihat KPK hanya dari sisi penindakan.

"Saya merasa, oh yang kita lihat dari luar nggak sepenuhnya seperti itu juga. Banyak juga yang pencegahan sudah begitu bagus dijalankan. Cuma tidak terekspos," ujar Nawawi di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (18/12/2019).

Berita Terkait : Alex Marwata Sebut Penghentian Penyelidikan 36 Perkara Sudah Sesuai Mekanisme

Nawawi menilai, bidang pencegahan kurang terekspos media karena dianggap kurang 'seksi' dari sisi pemberitaan. Untuk itu, pimpinan KPK Jilid V akan berupaya mengemas upaya penindakan agar tersosialisasi secara maksimal.

"Kami lagi melihat, barangkali mungkin ada sosok yang lebih adem memberikan mengenai expert tentang pencegahan. Paling nggak mencari 'sales' untuk menjual produk-produk pencegahan," tuturnya.

Berita Terkait : Dibilang Nggak Berani Nangkep Nurhadi, KPK: Ngawur

Sejak Selasa (17/12) kemarin, Nawawi bersama pimpinan KPK Jilid V menjalani proses induksi atau pengenalan kelembagaan KPK. Pada hari pertama, materi induksi mengenai bidang pencegahan. Sementara hari kedua mengenai bidang penindakan dan pengawasan internal. Untuk hari ketiga, materi induksi mengenai kesekjenan KPK.

"Kami lebih banyak mendengar. Ini kan induksi semacam pembekalan saja. Biar tidak terputus saja model kerjanya. Jadi lebih banyak mendengar. Kita belum bisa memberikan respons, saran dan sebagainya," tandas hakim ad hoc Pengadilan Tipikor itu. [OKT]