Sambangi Korban Banjir, Bamsoet Beri Bantuan dan Makan Bersama

Ketua MPR Bambang Soesatyo menyuapi seorang nenek pengungsi banjir di GOR Pengadegan, Jakarta, Selasa (7/1). (Foto: Istimewa)
Klik untuk perbesar
Ketua MPR Bambang Soesatyo menyuapi seorang nenek pengungsi banjir di GOR Pengadegan, Jakarta, Selasa (7/1). (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Begitu tiba ke Tanah Air, Ketua MPR Bambang Soesatyo langsung menunjukkan kepedulian kepada korban banjir di Jakarta. Selain memberi berbagai bantuan, termasuk perahu karet dan kompor kepada para korban banjir yang mengungsi di GOR Pengadegan, Jakarta Selatan, politisi yang akrab disapa Bamsoet ini juga menyempatkan makan bersama dengan para pengungsi yang sebagian besar ibu-ibu.      

"Menghadapi musibah banjir ini, kaum ibu terbukti sangat berperan dalam memastikan keluarganya tetap aman dan selamat. Bahkan tak jarang di saat musibah banjir datang, sebagian suami atau kepala keluarga sedang bekerja di luar rumah, sehingga ibulah yang menyelamatkan jiwa anggota keluarga dan juga harta benda. Salut dan hormat saya untuk para kaum ibu," ujar Bamsoet saat makan bersama para korban banjir, di GOR Pengadegan, Jakarta, Selasa (7/1).      

Berita Terkait : Bamsoet Apresiasi Usaha Kaum Milenial Majukan UMKM

Dalam kunjungan ini turut mendampingi Camat Pancoran M Rizki Adhari, anggota Gerakan Kebangsaan Bangun Solidaritas (Gerak BS), Pemuda Pancasila, SOKSI, Baladhika Karya, dan Wanita Swadiri. Tak segan Bamsoet menyuapi makanan kepada seorang nenek dan anak kecil. Berbagai keluhan akibat banjir juga disampaikan para korban banjir kepada mantan Ketua DPR ini.        

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini meminta BNPB dan Kementerian Sosial memberikan edukasi Keluarga Sadar Bencana, dengan melibatkan kaum ibu. Sekaligus memberikan edukasi sadar lingkungan agar keluarga bisa menjadi garda terdepan dalam menjaga dan melestarikan alam.          

Berita Terkait : Bamsoet: Advokat Harus Mampu Manfaatkan Kemajuan Teknologi di Bidang Hukum

"Mendidik keluarga untuk mencintai alam bisa dimulai dengan melibatkan kaum ibu. Karena ibu yang tangguh akan melahirkan anak-anak dan keluarga yang tangguh juga," tutur Bamsoet.        

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini juga menegaskan, musibah banjir yang menimpa berbagai wilayah di daerah Jabodetabek di awal tahun ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk merapatkan barisan menghadapi mitigasi bencana secara baik. Dari segi pemerintah pusat dan daerah, misalnya, perlu ada koreksi menyeluruh agar kedepannya semua unit kerja bisa optimal dalam membuat dan menjalankan roadmap mitigasi bencana.         

Berita Terkait : Bamsoet Dorong Empat Pilar MPR Masuk Materi Pembekalan Advokat

"Sedangkan dari segi masyarakat, kesadaran terhadap lingkungan dari mulai yang paling kecil dengan tidak membuang sampah sembarangan, perlu digalakan kembali. Dan itu bisa dipelopori oleh kaum ibu," pungkas Bamsoet. [USU]