Staf Sekjen PDIP Disebut Terseret OTT Bareng Caleg

Djarot: Tunggu Konfirmasi Resmi KPK

Ketua DPP PDIP Hasto Kristiyanto (Foto: Instagram)
Klik untuk perbesar
Ketua DPP PDIP Hasto Kristiyanto (Foto: Instagram)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjerat Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) berinisial WS alias Wahyu Setiawan, disebut menyeret dua staf Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.

Isu itu dicuatkan Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief, lewat Twitter. "Miris saya mendengar kabar OTT komisioner KPU bersama Caleg Partai suara terbesar Pemilu. Lebih miris lagi, kabarnya bersama dua staf Sekjen Partai tersebut. Sistemik?" cuit Andi Arief di Twitter, Kamis (9/1).

"Jika benar ada dua staf sekjend Hasto Kristiyanto dengan inisial S dan D juga ikut OTT KPK bersama caleg Partai tersebut, maka apa arti sebuah tangisan?" sambungnya.

Baca Juga : Jakarta Diminta Nyontek Singapura dan Tokyo

Dimintai konfirmasi mengenai cuitannya, Andi Arief menyebut apa yang ditulisnya hanyalah berdasarkan info yang dia terima. Dia masih menunggu konfirmasi resmi KPK.

"Kabarnya yang sampai ke saya gitu. Satu caleg, dua orang staf. Kita tunggu," ucap Andi Arief.

Terpisah, Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat mengaku belum tahu sama sekali soal isu tersebut.

Baca Juga : Semoga Virus Corona Nggak Nyebar Via Transportasi Publik

"Belum tahu," ucapnya singkat.

"Kita akan ada konferensi pers secara khusus," imbuhnya.

KPK juga belum mau mengonfirmasi isu tersebut. "Apakah pihak-pihak tersebut adalah staf politisi, kami belum terkonfirmasi," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Kamis (9/1).

Baca Juga : Soal Unjuk Rasa dan Pekerja Keguguran, Ini Kata Produsen Es Krim Aice

Yang pasti, ada delapan orang yang diamankan dalam OTT itu. "Antara lain komisioner KPU, asisten pribadi, sopir, dan pihak perantara," beber Ali. [OKT]