OTT Komisioner KPU, KPK Sita Mata Uang Asing

Plt Jubir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ali Fikri. (Foto: Tedy O. Kroen/Rakyat Merdeka)
Klik untuk perbesar
Plt Jubir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ali Fikri. (Foto: Tedy O. Kroen/Rakyat Merdeka)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita mata uang asing saat melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta pada, Rabu (8/1).

 Dalam operasi senyap itu, KPK juga mengamankan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan (WS) dan sejumlah pihak lainnya.

Berita Terkait : Tak Hadiri Sidang Pra Peradilan Nurhadi, KPK Lagi Persiapkan Administrasi

Total, ada delapan orang yang diamankan dalam OTT tersebut termasuk Wahyu Setiawan. Belum diketahui jumlah serta jenis mata uang asing yang disita oleh tim KPK.  Saat ini, tim sedang menghitung total uang yang diamankan dalam operasi senyap tersebut. 

"Sampai saat ini ada 8 (orang yang diamankan), barang bukti berupa uang mata uang asing, mengenai jumlah pastinya penyelidik masih menghitungnya dengan mengkonfirmasi pihak-pihak terperiksa," ungkap Plt Jubir KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Kamis (9/1).

Berita Terkait : Mundur Lagi, Waka KPK Sebut Tak Bisa Pastikan Harun Masiku Atau Bukan yang Ada di PTIK

KPK masih mendalami asal-muasal uang tersebut. KPK mendalami dengan memeriksa delapan orang yang diamankan dalam OTT kemarin. KPK punya waktu 1x24 jam untuk menentukan status delapan orang tersebut.KPK berjanji akan mengumumkan secara resmi total uang suap serta pihak-pihak yang diamankan dalam OTT tersebut melalui konferensi pers. 

"Nanti kepastian jumlahnya akan di sampaikan dalam konpers," ucapnya.

Berita Terkait : Harun Masiku Kere

Berdasarkan informasi yang dihimpun, KPK turut mengamankan salah satu Politikus PDI-Perjuangan. Wahyu diduga menerima atau dijanjikan uang suap dari oknum tersebut terkait proses Pergantian Antar Waktu (PAW) di DPR. [OKT]