Chareon Gandeng IWAPI Bagikan 300 Ribu Butir Telur ke Masyarakat

Penyerahan bantuan telur secara simbolis dari PT Chareon Pokphand ke DPP Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI). (Foto: Istimewa)
Klik untuk perbesar
Penyerahan bantuan telur secara simbolis dari PT Chareon Pokphand ke DPP Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI). (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - PT Chareon Pokphand berkerja sama dengan DPP Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) menggelar program CSR. Program tesebut berupa pendistribusian telur sebanyak 300.000 butir.        

PT Chareon Pokphand menyerahkan sebayak 30.000 butir telur ke DPD IWAPI DKI Jakarta, di Kantor DPD IWAPI DKI Jakarta, Cipete, Jakarta Selatan, Selasa (14/1). Telur ini kemudian akan didisktribusikan ke enam DPC DKI, yaitu IWAPI Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Kepulauan.        

Berita Terkait : Kunker ke Yogyakarta, Presiden Bagikan 3.218 Sertifikat Tanah ke Masyarakat

Ketua WKU II DPP IWAPI bidang Sosial & CSR, Susi Andrianis, mengatakan, bantuan yang didistribusikan IWAPI ini merupakan salah satu dari program bantuan untuk korban bencana di daerah yang terdampak. Nantinya, di setiap provinsi yang terdampak akan ditunjuk PIC masing-masing untuk penyaluran bantuan. Diharapakan bantuan ini dapat membantu terutama bagi masyarakat terkena bencana,” ujarnya.          

Susi menerangkan, pendistribusian ini untuk membantu korban banjir, anak kurang gizi, kegiatan mengurangi stunting, anak-anak sekolah terlantar, dan pengusaha mikro.        

Baca Juga : Airlangga Beri Kuliah Umum di Seskoal

Dalam sambutannya, Ketua Umum IWAPI, Nita Yudi, mengucapkan terima kasih atas perhatian PT Charoen Pokphand Indonesia terhadap korban bencana. Dia juga senang PT Charoen Phokpand mempercayakan pendistribusian telur melalui DPP IWAPI         

Menurut Nita, pendistribusian ini sebagai pilot project Januari 2020 DPP IWAPI. Telur-telur tersebut akan distribusikan ke tujuh provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, Sumatra Selatan dan Sumatra Utara. "Pembagian bantuan telur di provinsi lainnya ditentukan oleh keberhasilan pilot project berdasarkan hasil evaluasi terhadap provinsi-provinsi yang telah menerima bantuan telur," tutupnya. [USU]