Disanjung Jokowi dan BG, Sandiaga Tak Geer

Sandiaga Uno (keempat kanan) saat pelantikan PB E-Sport di Jakarta, Sabtu (18/1). (Foto: Istimewa)
Klik untuk perbesar
Sandiaga Uno (keempat kanan) saat pelantikan PB E-Sport di Jakarta, Sabtu (18/1). (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Setelah dipuji Presiden Jokowi, Sandiaga Uno kembali mendapat sanjungan dari Kepala BIN Budi Gunawan. Sandi disebut sebagai kandidat capres terkuat di Pilpres 2024. Disanjung begitu, tak membuat eks Cawapres Prabowo Subianta itu geer. Dia menanggapi pujian itu sebagai penyemangat.

Pujian kepada Sandi pertama kali disampaikan Jokowi saat menghadiri acara pelantikan HIPMI di Jakarta, Rabu lalu. Saat memberikan sambutan, Jokowi khusus menyapa Sandi yang duduk di deretan kursi paling depan.

Setelah menyapa mantan pesaingnya di pilpres kemarin, Jokowi lalu menyinggung soal calon penggantinya nanti. Menurut dia, calon penggantinya berada di ruangan itu. "Hati-hati 2024," kata Jokowi, sambil melirik ke arah Sandi. Celetukan itu membuat hadirin tertawa. Omongan dari Jokowi ini seolah isyarat bahwa Sandi akan kembali ikut pilpres.

Setelah dipuji Jokowi, sanjungan kembali datang dari Budi Gunawan alias BG. Pujian itu disampaikan BG saat melantik Pengurus Besar (PB) Esports di Hotel Kempinski, Jakarta, kemarin. BG didapuk sebagai ketua umum. Di jajaran Dewan Pembina duduk nama-nama beken seperti Bambang Soesatyo, Zainuddin Amali dan Sandiaga Uno.

Berita Terkait : Dalam Seminggu, Stafsus Jokowi Ini Sudah 2 Kali Kebanjiran

Saat memberikan sambutan, BG secara khusus memperkenalkan Sandiaga Uno sebagai anggota dewan pembina. “Kita curi start kampanye, tidak masalah ya," kata BG, yang disamput tawa hadirin.

BG mengaku, mengenal Sandi setelah menjadi cawapres di pilpres kemarin. Menurut dia, Bos Saratoga itu sebagai sosok yang humble, begitu populer di kalangan masyarakat, terlebih di kalangan ibu-ibu.

BG juga menyebut Sandi sebagai pengusaha muda yang sukses. Menurut dia, Sandi bisa menjadi leaders bagi generasi milenial yang sangat memahami tentang Esports. “Karena itu kami sangat membutuhkan kontribusi Pak Sandi dalam memajukan Esports Indonesia," ungkap Budi.

Nah, BG lalu menyenggol urusan pilpres 2024. Ia mengulangi pujian Jokowi yang menyebut Sandi berpeluang besar menjadi pengganti presiden selanjutnya. Menurut dia, pujian itu benar adanya. “Kami sangat meyakini bahwa dengan dukungan kekuatan dari esport, kelompok milenial dan gen-Z ini akan bersatu untuk menangkan Pak Sandiaga Uno,” kata BG.

Berita Terkait : Larang Jokowi ke Kediri, Pramono: Bercanda

BG mengaku mendukung Sandi karena yakin Sandi mampu mewujudkan Indonesia yang semakin kuat ke depan. “Kita doakan semoga apa yang kita ucapkan pada hari ini mendapat ridho dari Allah subhanahu wata'ala," tutupnya.

Bagaimana tanggapan Sandi. Disanjung begitu Sandi tidak gede rasa atau geer. Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini menganggap pujian Jokowi dan BG sebagai motivasi untuk terus berkarya. "Ya tentunya saya menyikapinya ada pesan guyon, ada juga pesan penyemangat," kata Sandi.

Saat ditanya apakah masih berniat ikut pilpres? Sandi tersenyum. Dia bilang terlalu dini menjawab pertanyaan itu. “Kita lihat nanti dan mudah-mudahan apa yang kita ikhtiarkan hari ini membangun bersama bisa terwujud," ucapnya.

Soal pujian dari Jokowi, Sandi pun menanggapi biasa saja. "Ya mungkin Pak Presiden guyon (bercanda) ya. Atau mungkin Pak Presiden ingin membesarkan hati saya. Pak Presiden orangnya baik," kata Sandi.

Berita Terkait : Diresmikan Jokowi, Stadion Manahan Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Suami Nurasia Uno ini menyebut Pemilu 2024 masih jauh. Kata dia, siapa yang ingin berlaga di 2024 harus menunjukkan kerja nyata lebih dahulu. Kini, Sandi mengaku melakukan kerja yang dapat membantu perekonomian Indonesia. Ia juga meminta semua pihak tak lagi berseteru lantaran pilpres telah usai. “Proses politik sudah selesai. Sekarang saatnya kita bersatu membangun bangsa," paparnya.

Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio menilai, Sandi memang punya peluang besar untuk kembali berlaga di Pilpres. Sandi punya elektabilitas yang cukup tinggi. Apalagi setelah mendapat pujian dari Jokowi dan BG. Elektabilitas Sandi bisa naik lagi. Pujian yang disampaikan Jokowi itu bisa melekat di benak masyarakat. “Setelah disebut, masyarakat akan mempertimbangkan Sandi di 2024,” kata Hendri, kemarin.

Pengamat politik dari UGM Nyarwi Ahmad berpendapat serupa. Kata dia, Sandi berpeluang ikut pilpres lantaran sampai saat ini belum ada sosok yang menyaingi tingkat elektabilitas Sandi. Apalagi jika presidential threshold masih tinggi. Parpol akan tergoda menjual tiket capres kepada politisi nonkader yang memiliki elektabilitas tinggi. “Parpol berharap mendapat dampak dari pengusungan Sandi,” ujarnya. [BCG]