Lepas Dari KPK

Agus Rahardjo Bantu Kapolri Perangi Korupsi

Agus Rahardjo. Foto: Twitter @tipidkor
Klik untuk perbesar
Agus Rahardjo. Foto: Twitter @tipidkor

RMco.id  Rakyat Merdeka - Eks Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo terpilih menjadi satu dari 17 orang penasihat ahli Kapolri. Sesuai bidangnya, Agus akan memberi masukan dalam bidang penanganan korupsi. 

Informasi terpilihnya Agus menjadi penasihat ahli Kapolri tertuang dalam Keputusan Kapolri Nomor: Kep/117/I/2020 tentang pengukuhan, pemberhentian dari, dan pengangkatan dalam jabatan penasihat ahli Kapolri.

Baca Juga : Airlangga Beri Kuliah Umum di Seskoal


Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Argo Yuwono, S.I.K., M.Si., mengatakan, penunjukkan Agus Rahardjo sebagai staf ahli Kapolri sudah melalui serangkaian analisis.
“Ya semuanya sudah pakai analisis dan evaluasi dari pimpinan Polri,” ungkap Karo Penmas di Kantor Kemenhan, Jakarta Pusat, Kamis (23/1).


Terpisah, Agus Rahardjo menyambut baik tugas barunya ini. “Insya Allah bisa memberi masukan yang bermanfaat untuk penanganan korupsi di internal maupun luar Polri,” ungkapnya.

Baca Juga : Sejumlah Wilayah Di Indonesia Rentan Rawan Pangan


Selain mantan Ketua KPK Agus Rahardjo ada Indriyanto Seno Adji sebagai Penasihat Ahli Kapolri Bidang Hukum. Di bidang HAM, penasihat Kapolri yang terpilih yaitu Hendardi, Nur Kholis, dan Ifdhal Kasim.


Kemudian, Indria Samego ditunjuk sebagai Penasihat Ahli Kapolri Bidang Ilmu Politik, Chaerul Huda di bidang hukum pidana, Fachry Aly di bidang sosiologi, Muradi di bidang keamanan dan politik, Hermawan Sulistyo di bidang politik.

Baca Juga : Di Rapat Paripurna Istimewa DPRD, Walkot Tangerang Paparkan Capaian dan Evaluasi Kerja


Jenderal Pol. Idham Azis juga menunjuk Sisno Adiwinoto sebagai penasihat ahli di bidang ilmu kepolisian, Adi Indrayanto di bidang informasi teknologi, Fahmi Alamsyah di bidang komunikasi publik.


Selanjutnya, Refly Harun di bidang hukum tata negara, Wildan Syafitri di bidang ekonomi, Andy Soebjakto Molanggato di bidang pergerakan kepemudaan.
Terakhir, untuk mengisi posisi penasihat ahli di bidang media sosial, Kapolri menunjuk Rustika Herlambang. [KRS]