Ultah Ke-73, Megawati Tidak Berani Pesta Pora

Ketum Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kiri) bersama putrinya Puan Maharani. (Foto: IG@puan maharani)
Klik untuk perbesar
Ketum Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kiri) bersama putrinya Puan Maharani. (Foto: IG@puan maharani)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kemarin, Megawati Soekarnoputri genap berusia 73 tahun. Ultah Ketum PDIP ini terasa sepi. Tidak terdengar ada perayaan meriah seperti tiga tahun sebelumnya. “Ibu banteng” ini memilih tak lagi menggelar pagelaran pesta pora.

Dalam tiga tahun terakhir, Mega selalu memperingati hari lahirnya dengan acara yang sangat meriah. Tahun 2017, Mega merayakan ultahnya ke-70 dengan menanggap pergelaran teater bertajuk Tripikala yang disutradarai sastrawan Agus Noor di Taman Ismail Marzuki.

Tahun 2018, Mega merayakan ultahnya ke-71 dengan pagelaran teater kebangsaan di Taman Ismail Marzuki. Saat itu, lakonnya berjudul Satyam Eva Jayate yang digarap seniman Butet Kertaradjasa.

Tahun 2019, Mega merayakan ultahnya ke-72 dengan menggelar pementasan musik bertajuk “Bangkit Pemuda Pemudi” di Hotel Grand Sahid, Jakarta. Acara itu ramai dihadiri sejumlah tokoh. Presiden Jokowi juga hadir.

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, membenarkan, ulang tahun ini Mega tidak akan menggelar acara mewah. “Sejak beberapa bulan yang lalu, Ibu Mega telah memutuskan untuk tidak merayakan secara khusus,” kata Hasto, di Jakarta, kemarin.

Baca Juga : Sosialisasi Empat Pilar MPR di Gorontalo, Fadel Cerita Usulan Amandemen UUD 1945

Hasto beralasan, ulang tahun menjadi momentum penting bagi Mega untuk berkumpul dengan keluarga dan sahabat dekat. Setelahnya, Hasto malah bicara soal pribadi Mega, yang tak ada hubungannya dengan perayaan ultah.

Kata dia, Mega adalah sosok dengan rekam jejak sejarah pemimpin paling lengkap. Mega lahir sebagai anak Presiden, kemudian hidup sebagai rakyat biasa. Kemudian jadi anggota DPR lebih dari dua periode, lalu jadi wapres dan selanjutnya menjadi presiden.

Hasto menyebut, kepemimpinan Mega begitu kuat. Hal itu tidak terlepas dari hobinya yang nampaknya sederhana, yaitu mencintai tanaman. “Menanam adalah ekspresi mencintai bumi, ekspresi menjaga kehidupan dalam keseimbangan dengan alam semesta,” ujarnya.

Hasto bilang, Mega selalu mengingatkan bahwa menanam adalah gerak kontemplatif yang memancarkan kemanusiaan. Sebab, tanaman menghasillan oksigen dalam foto sintesa. Oksigen ini penting bagi kehidupan.

“Di tangan Megawati, politik tampil dalam wajah kemanusiaan untuk membangun peradaban. Selamat ulang tahun Ibu Megawati Soekartnoputri,” ucapnya.

Baca Juga : 188 WNI Dari KRI dr Suharso-990 Mulai Jalani Tahapan Observasi

Di dunia maya, banyak warganet juga mengucapkan selamat ulang tahun ke Mega. Disampaikan berbagai kalangan. Baik dari kader, simpatisan, tokoh, atau rakyat biasa.

Antara lain dari Ketua DPR yang juga putri Mega, Puan Maharani. Di akun Instagramnya, Puan mengunggah dua foto saat ia bersama Mega. “Selamat ulang tahun mom. Sehat selalu ya. Panutanku dan sumber semangatku,” tulisnya, di akun @puan maharani. Ia juga memuji Mega. “Bu Mega di foto-foto ini kelihatan masih segar dan memiliki semangat muda ya?” ucapnya.

Ucapan selamat juga datang dari kader banteng, Putra Nababan. Di akun Facebook miliknya, Putra memasang foto saat duduk bareng bersama Mega. Dalam foto yang diam bil sekitar 1995 atau 1996 itu, Putra terli hat berambut gondrong dan Mega tampak masih muda.

Kata Putra, foto itu diambil saat ia masih menjadi wartawan beberapa tahun setelah Mega menjadi ketua umum PDIP. Dia bilang, jalan perjangan yang dilalui Mega tidak selalu mudah. Ideologi Pancasila dan idealisme yang diusungnya membuat banyak kalangan gentar dan cenderung memusuhi.

“Tapi Ibu selalu mengajarkan kami: hanya kebenaran yang berjaya-Satyameva Jayate. Tetaplah berada di depan memimpin kami ibu, mewujudkan Indonesia raya,” ujarnya.

Baca Juga : Cari Nurhadi di Senopati, KPK Pulang dengan Tangan Hampa

Dalang nyentrik Sudjiwo Tedjo juga membagikan foto serupa. Di akun Twitter miliknya, ia mengunggah foto bersama Mega. Kata dia, foto itu diambil tahun 1995 saat seserahan Semar sebelum ia menggelar wayangan semalam suntuk di DPP Pusat PDIP.

“Sugeng ambal warso kaping 73 Mbak Mega. Semoga masih bagai sedia kala,” tulis @sudjiwotedo. Foto tersebut banyak mendapat komentar. Sebagian mengomentari kecantikan Mega.

Pentolan PDIP Masinton Pasaribu tak ketinggalan mengucapkan selamat. “Selalu ada makna di balik peristiwa, pun dengan nama. Cerita kelahiran dan perjalanan Bu Mega sudah tercatat dengan baik. Selamat Ulang Tahun Ibu Bangsa, selamat ulang tahun ke-73. Kami semua berdoa masih akan ada tahun-tahun perayaan ulang tahun bagi ibu,” cuitnya di akun @Masinton.

Seleb medsos @Je_Ly juga memberikan ucapan selamat. “Buat saya pribadi.. Ibu Megawati itu legenda. Pejuang hak perempuan yang telah memberi bukti. Dan sampai hari ini pun Bu Mega selalu mendorong agar perempuan terlibat dalam politik. Selamat ulang tahun ibu. #Ultah BuMega,” tulisnya. [BCG]