Ornamennya Khas Budaya Lokal

Wapres Ma`ruf Amin Puji Bandara Internasional Yogyakarta

Didampingi Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi, Wakil Presiden Republik Indonesia Ma`ruf Amin mengunjungi Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo pada Jumat (24/1). Bandara YIA dinilai sebagai bandara paling modern, paling lengkap, serta mampu didarati oleh pesawat besar sekelas A380. (Foto : Humas Angkasa Pura I)
Klik untuk perbesar
Didampingi Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi, Wakil Presiden Republik Indonesia Ma`ruf Amin mengunjungi Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo pada Jumat (24/1). Bandara YIA dinilai sebagai bandara paling modern, paling lengkap, serta mampu didarati oleh pesawat besar sekelas A380. (Foto : Humas Angkasa Pura I)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Wakil Presiden Ma'ruf Amin memuji Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo. Bandara YIA dinilai sebagai bandara paling modern, paling lengkap, serta mampu didarati oleh pesawat besar sekelas A380.

"Selain modern, YIA juga dihiasi dengan ornamen khas Yogyakarta, sehingga orang yang datang ke sini pasti dapat langsung merasakan suasana Yogyakarta. YIA diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan asing maupun domestik ke Yogyakarta, langsung dari berbagai negara dan tidak hanya untuk transit," tutur Wapres Ma`ruf saat mengunjungi Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo, Jumat (24/1).  

Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi mengatakan bahwa hingga 19 Januari 2020, progres pembangunan YIA telah mencapai 97,8 persen dan ditargetkan dapat selesai 100 persen pada awal Maret 2020.

"Sehingga total waktu penyelesaian pembangunan YIA ini yaitu 17 bulan, dari waktu kontrak 24 bulan," tutur Faik dalam rilis yang diterima RMco, Jumat, (24/01/2020).

Berita Terkait : Angkasa Pura I Ikut Seleksi Garap Bandara Hing Nadim Batam

Keberadaan YIA, lanjut Faik Fahmi, akan meningkatkan perekonomian melalui pengembangan destinasi pariwisata Jawa Tengah dan sekitarnya, di mana Borobudur menjadi salah satu dari lima destinasi wisata super prioritas. 

YIA nantinya juga didukung aksesibilitas multimoda seperti jalan tol dan kereta bandara yang akan terhubung langsung dengan bandara.

Saat ini, YIA didukung moda transportasi umum seperti Damri, SatelQu, taksi bandara, taksi online, dan kereta dari stasiun terdekat Stasiun Wojo yang dapat ditempuh 10 menit dari bandara. 

"Pilihan moda transportasi ini akan semakin memudahkan para penumpang pengguna jasa bandara," katanya.

Berita Terkait : Angkasa Pura I Manjakan Penumpang Pada Momentum Pergantian Tahun 

Beroperasi Penuh 29 Maret

Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) bakal beroperasi secara penuh pada 29 Maret 2020, di mana seluruh penerbangan di Bandara Adisutjipto akan dialihkan ke YIA, kecuali penerbangan berjadwal dan tidak berjadwal yang menggunakan pesawat propeller, serta penerbangan VIP menggunakan pesawat jet pribadi. 

Selain itu, pada 29 Maret, YIA akan beroperasi 24 jam dari yang sebelumnya hanya beroperasi 12 jam dari pukul 06.00 - 18.00 WIB. 

Sementara, jam operasi Bandara Adisutjipto Yogyakarta akan berubah dari sebelumnya pukul 05.00 - 21.00 WIB, menjadi pukul 05.00 - 18.00 WIB. 

Berita Terkait : Resmi Dimulai, Desain Pembangunan Terminal 4 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta

Sejak awal beroperasi pada 6 Mei 2019 hingga akhir Desember 2019, YIA telah melayani lebih dari 232.000 penumpang dan 2.568 pergerakan pesawat dengan 13 rute domestik tujuan Denpasar, Banjarmasin, Palembang, Jakarta (Cengkareng dan Halim Perdanakusuma), Palangkaraya, Batam, Banjarmasin, Samarinda, Tarakan, Pontianak, Makassar, dan Kualanamu. 

Sedangkan, jumlah penerbangan di Bandara Adisutjipto sebanyak 150 penerbangan domestik dan 8 penerbangan internasional. 

"YIA akan terus mempersiapkan diri menuju operasional penuh pada akhir Maret 2020 mendatang supaya dapat melayani penerbangan dari dan menuju DIY dan sekitarnya dengan lebih baik lagi," tegas Faik. [FAZ]